Megawati ingatkan kader PDIP berpegang teguh pada ideologi Pancasila
Megawati ingatkan kader PDIP berpegang teguh pada ideologi Pancasila. Megawati mengatakan, kader yang tetap berpegang teguh pada ideologi partai takkan mudah goyah dengan godaan apapun. Oleh karena itu, Megawati meminta ideologi PDIP yang berdasarkan Pancasila tetap dijaga dan dijalankan.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengapresiasi kader yang konsisten berjalan dalam ideologi partai tanpa tergiur jabatan. Megawati mengungkapkan selama menjadi ketua umum banyak kader yang datang dan pergi karena tergiur godaan jabatan.
"Anak-anak yang saya cintai, selama 45 tahun berdiri saya menjadi saksi mata ada kader yang datang dan pergi sehingga saya memahami karakter kader mana yang benar karena keyakinan ideologi yang sama mana, yang karena hasrat dan ideologi. Namun Insya Allah saya tidak gamang sedikit pun. Saya yakin mengarungi gelombang samudera meski mereka tak dapat posisi apapun biar gepeng asal banteng," kata Megawati saat membacakan pidato politik dalam Hari Ulang Tahun (HUT) PDIP ke-45 di Hall Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Rabu (10/1).
Megawati mengatakan, kader yang tetap berpegang teguh pada ideologi partai takkan mudah goyah dengan godaan apapun. Oleh karena itu, Megawati meminta ideologi PDIP yang berdasarkan Pancasila tetap dijaga dan dijalankan.
"Apresiasi juga saya selalu berikan kepada partai di akar rumput yang tidak tahu jabatan itu mereka selalu ingat kepada Bung Karno, kepada banteng dan kepada ibu Mega yang saya cintai, terima kasih kasih," ucap Megawati.
Tak lupa Megawati mengingatkan agar kader tak mudah tergiur jabatan. Dia pun berpesan kapada kader yang dipercaya mengemban tugas dalam Pilkada untuk menjalankan visi dan misi pembangunan telah dilakukan partai sesuai ideologi Pancasila.
"Ingat anak-anakku kamu ini harus tetap tegak berdiri bukan karena dekat dengan kekuasan tetapi tetap berpegang teguh pada ideologi Pancasila. Kami siap memperjuangkan hal itu," katanya.
Baca juga:
Megawati: Bagaimana mungkin ayah saya Soekarno pendiri PNI lalu dikatakan PKI?
Djarot yakin berjodoh dengan PPP usai bertemu Romahurmuziy di Yogya
Deal politik PDIP dan PPP 'selamatkan' Djarot di Pilgub Sumut
Empat kontrak politik jadi jalan tengah PPP dukung Djarot-Sihar di Sumut
Megawati akan umumkan pengganti Azwar Anas di Pilgub Jatim saat HUT PDIP
Jokowi, JK sampai Budi Gunawan hadiri HUT ke-45 PDIP di JCC
Djarot: Saya mohon doa restu PPP untuk solid menangkan Pilkada Sumut