Mayor Wimoko dan tim buktikan TNI AD masih terbaik di ASEAN
Mayor Wimoko dan tim buktikan TNI AD masih terbaik di ASEAN. Para prajurit ini pulang setelah mengharumkan nama bangsa dengan merebut 21 medali emas, sekaligus mengukuhkan gelar juara umum dalam kejuaraan tersebut.
Burung besi 'Hercules' mendarat mulus di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dari dalam perutnya, keluar 61 orang berbaju loreng hijau, seragam Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD).
Ya, mereka adalah Tim Petembak ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) yang baru kembali dari Filipina. Para prajurit ini pulang setelah mengharumkan nama bangsa dengan merebut 21 medali emas, sekaligus mengukuhkan gelar juara umum dalam kejuaraan tersebut.
"Kita membuktikan yang terbaik, terbukti kita mendapat 21 medali emas dari 45 medali emas yang disediakan panitia. Dan kami bangga dapat mempertahankan gelar sebagai juara satu dan cita-cita kami akan terus mempertahankannya," tegas Mayor Inf Wimoko selaku Komandan Kontingen TNI di AARM 2016, demikian siaran pers dari Dispenad, Jumat (9/12).
Tak hanya emas, TNI juga menyabet 15 medali perak dan 14 perunggu, termasuk 6 tropi juara. Dengan perolehan itu, prajurit TNI AD tersebut mengungguli negara-negara ASEAN lainnya, jauh di atas Thailand, Singapura dan Malaysia.
Tim tembak yang terdiri dari dari prajurit Kopassus 24 orang, Kostrad 7 orang, Kodam II/Sriwijaya 3 orang, Kodam III/Siliwangi 1 orang, Kodam VI/Mulawarman 1 orang dan Kodam XVI/Pattimura 1 orang tersebut optimis bahwa mereka akan selalu mempertahankan gelar juara.
Tim Tembak AARM tahun 2016 disambut Danjen Kopassus Mayor Jenderal Madsuni beserta para Asisten Kopassus di Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma dan kemudian rombongan menuju ke Mako Kopassus Cijantung untuk mengikuti tradisi penyambutan.
Baca juga:
TNI juara tembak se-Asean pecundangi Singapura dan Malaysia
Perolehan emas bertambah, TNI AD berpotensi jadi juara umum
Petembak TNI AD berlaga di Filipina, rebut 13 medali emas
Pangdam Sriwijaya minta intelijen punya naluri cegah masalah
Helikopter TNI AD jatuh di Kaltara, 3 kru dipastikan gugur