Mau pacaran, payudara mahasiswi malah diremas kernet bus
Tidak terima kekasihnya dilecehkan, pacar korban mengejar bus tersebut dan berhasil mencegat di KM 12.
Hendri (20), kernet bus kota jurusan Plaju-KM 12 Palembang harus meringkus di tahanan Mapolres Palembang setelah memeras payudara penumpangnya berinisial MI (27), mahasiswi perguruan tinggi swasta di Palembang.
Menurut korban, dirinya naik bus kota tersebut dari Bundaran Air Mancur tujuan Simpang Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang sekitar pukul 01.00 siang. Saat di atas fly over (kawasan Polda Sumsel), pelaku memegang payudara korban sebelah kanan.
Saat tiba di tempat tujuan, korban melaporkan nasib yang baru saja dialaminya itu kepada pacarnya. Tidak terima kekasihnya dilecehkan, pacar korban mengejar bus tersebut dan berhasil mencegat di KM 12. Kemudian, bersama pacarnya korban menggelandang pelaku ke Mapolresta Palembang.
"Memang saat itu bis lagi ramai, tapi saya yakin kernet itu yang memegang payudara saya," kata MI saat melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolresta Palembang, Jumat (17/1).
Sedangkan Hendri, membantah tuduhan penumpangnya tersebut. Dia mengaku tidak tahu kejadian itu.
"Saya hanya meminta ongkos kepada korban. Saya tidak memegang payudaranya," ujar bapak satu anak yang tinggal di Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Sukarame Palembang ini.
Kanit Perlindungan Perempuan Anak (PPA) Polresta Palembang, Ipda Imelda mengungkapkan, tersangka dijerat Pasal 82 UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.
Baca juga:
Terdakwa kasus pencabulan anak autis dimaki-maki ibu korban
KPAID: 30 Persen kasus pencabulan anak berawal dari situs porno
Kasus pencabulan siswi SMK, Wawalkot Tarakan diperiksa polisi
4 Kejahatan bermula telepon nyasar
Gerebek pasangan mesum, polisi temukan senpi rakitan