Mau jadi jurkam Ahok, Ruhut akan lepaskan jabatan di Demokrat
Mau jadi jurkam Ahok, Ruhut mundur dari Koordinator Polhukam Demokrat. Meski siap mundur dari jabatannya saat ini tetapi Ruhut enggan cabut dari keanggotaannya di Demokrat. Dia mengklaim partai Demokrat adalah partai terakhirnya.
Politisi Demokrat Ruhut Sitompul tampaknya serius mendukung pasangan Basuki T Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di Pilgub DKI 2017. Ruhut menyatakan siap menjadi juru kampanye Ahok-Djarot.
Tak hanya itu, Ruhut memastikan akan mundur dari jabatannya sebagai Koordinator Polhukam Partai Demokrat agar bisa fokus memenangkan jagonya itu.
"Aku akan ikut kampanyekan Ahok-Djarot, dan aku akan mundur dari jabatanku sekarang," kata Ruhut saat dihubungi, Selasa (4/10).
Meski, siap mundur dari jabatannya saat ini tetapi Ruhut enggan cabut dari keanggotaannya di Demokrat. Dia mengklaim partai Demokrat adalah partai terakhirnya.
"Aku tidak akan pindah partai. Aku yakin tidak akan dipecat. Pak SBY itu sayang sama aku," klaim Ruhut.
Ruhut mengklaim niatnya menjadi jurkam Ahok-Djarot telah mendapat restu dari 4 parpol pendukung, yakni Hanura, NasDem, Golkar dan PDIP.
"Tidak ada masalah dengan partai pendukung Ahok, malah aku dipersilakan ikut," tutupnya.
Baca juga:
Ruhut ke Demokrat: Pecat saja kalau berani, kok enggak dipecat-pecat
Golkar sebut Demokrat bukan pengusung Ahok, Ruhut tak masuk timses
Ruhut dilaporkan advokat ke MKD: Sudah terlalu sering bos
Ruhut dukung Ahok, Agus Yudhoyono bilang ini demokrasi & kita hargai
Dulu penyambung lidah SBY, kini Ruhut dicampakkan Partai Demokrat
Demokrat soal Ruhut: De facto sudah tak ada, de jure masih tercatat