LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Marak Tindak Kejahatan, Pemkot Solo Minta Warga Ronda Malam

Rudy menyampaikan, saat ini kondisi perkampungan di Solo sangat sepi terutama saat malam hari. Hal tersebut rawan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindak kejahatan. Untuk itu dia minta warganya menghidupkan kembali ronda malam.

2020-04-22 09:54:40
Pencurian
Advertisement

Dibebaskannya narapidana akibat penyebaran virus Corona membuat tidak kejahatan di Solo Raya marak terjadi. Wali Kota Solo F.X Hadi Rudyatmo (Rudy) menginstruksikan para camat dan lurah agar warga membuat kentongan. Rudy juga mendukung langkah warga yang mulai menghidupkan kembali ronda malam.

"Untuk menyemangati warga yang ada di kampung-kampung, mumpung ini kesempatan, instruksi bapak camat, lurah semua warga agar membuat kentongan," ujar Rudy, disela menerima bantuan 5.000 masker dari IKAPTK Surakarta, di Pendapi Gede, Solo, Rabu (22/4).

Rudy menyampaikan, saat ini kondisi perkampungan di Solo sangat sepi terutama saat malam hari. Hal tersebut rawan dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan tindak kejahatan. Untuk itu dia minta warganya menghidupkan kembali ronda malam.

Advertisement

"Untuk ronda trethek ini nanti akan dilombakan antar RW. Diambil satu, namun penilaiannya lewat video yang dikirim ke panitia. Jadi nanti ada 3 tahapan, juara tingkat kelurahan, kecamatan dan tingkat kota. Nanti saya kasih hadiah sendiri, supaya masyarakat semangat menggiatkan ronda," katanya.

Rudy mengemukakan, dulu ronda malam pernah dilakukan oleh masyarakat. Namun karena ada kelompok masyarakat yang tidak senang, akhirnya dibubarkan. Namun sekarang, ia menjamin tidak akan ada pembubaran lagi.

"Tetapi dengan catatan tidak boleh melakukan kegiatan yang sifatnya melanggar peraturan. Judi, minum dan sebagainya tidak boleh," katanya lagi.

Advertisement

Kendati demikian, Rudy juga meminta warga tetap menjaga jarak demi mencegah penularan virus Corona (Covid-19).

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo, Ahyani, menambahkan, kegiatan ronda tidak harus dipusatkan di pos kamling. Demikian juga untuk yang bertugas keliling, cukup dua orang saja dengan tetap jaga jarak.

"Jadi peserta ronda tidak harus berkumpul. Yang satu di sini, satunya lagi di sana. Kentongan dimanfaatkan untuk komunikasi," jelasnya.

Untuk sistem pembunyian kentongan, dikatakan Ahyani, bisa disesuaikan dengan pakem yang ada. Untuk pukulan 1-1-1 sebagai tanda adanya orang meninggal, kemudian pukulan 2-2-2 sebagai tanda ada pencurian.

"Tujuannya yang jelas ini untuk menggerakkan kearifan lokal zaman dulu kala dengan kentongan agar masyarakat waspada. Dampak sosial dari krisis ekonomi biasanya orang kesulitan ekonomi dan kriminalitas akan muncul," pungkas Sekda Kota Solo itu.

Baca juga:
28 Narapidana Kembali Berulah Usai Bebas Melalui Program Asimilasi
Jelang Ramadan, Polisi Bentuk Satgas Begal dan Premanisme
Baru Bebas karena Asimilasi, Seorang Residivis Curi Sepeda Motor di Yogya
1.771 Napi Asimilasi di Jateng, 10 Orang Kembali Ditangkap
Sejak Pandemi Covid-19, Kejahatan Pencurian dengan Pemberatan Meningkat

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.