LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mantan KaBIN: Penembakan di Papua Masuk Ketegori Terorisme

Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menilai penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Jalan Trans Papua di Nduga sudah masuk kategori gerakan teroris.

2018-12-11 19:36:00
Papua
Advertisement

Mantan Kepala BIN AM Hendropriyono menilai penembakan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap pekerja PT Istaka Karya yang sedang membangun jembatan di Jalan Trans Papua di Nduga sudah masuk kategori gerakan teroris. Hendro mengajak masyarakat Papua menjadikan KKB pimpinan Egianus Kogoya sebagai musuh bersama.

"Tindakan dari KKB pimpinan Egianus Kogoya itu sudah membunuh orang tak bersalah. Tindakan membunuh orang tak bersalah itu sudah disepakati oleh negara yang bergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai teroris yang menjadi musuh bersama," ujar Hendro saat pembekalan akhir kepada Pasis Sespimma Sespim Lemdiklat Polri Angkatan 60 tahun 2018 di Sespim Polri, Lembang, Bandung Barat, Selasa (11/12).

Dia menambahkan, tujuan dari kelompok yang mengatasnamakan rakyat papua untuk merdeka mengada-ada, karena mereka bertindak atas dasar kelompok sendiri. "Di situ (Papua) ada Gubernur putra daerah, yang memerintah putra daerah semua. Jadi (KKB) ini memang harus kita musnahkan," tegasnya.

Advertisement

Dalam upaya pemberantasannya, Hendro menyatakan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Masyarakat Papua sangat dibutuhkan untuk ikut berpartisipasi. Jika tidak, bisa jadi sasaran selanjutnya adalah masyarakat Papua sendiri.

"Kalau rakyat tidak melawan, akan terus jadi sasaran mereka, di-bully, dibunuh, disiksa dan ini tidak benar. Ini biadab," katanya.

Kepada para aktivis HAM, Hendro mengingatkan agar tidak mempermasalahkan penanganan pemerintah dalam memberantas KKB di Papua. Pasalnya, gerakan politik yang dilakukan KKB bisa mengancam Indonesia.

Advertisement

"Jangan para pegiat HAM terus salah paham. Bahwa kita ini mengejar teroris. Egianus bilang bahwa infrastruktur bentuk penjajahan. Ini kan orang gila, orang kayak gitu enggak masuk akal. Pelaku ini harus dibawa ke Mahkamah Internasional," pungkasnya.

Baca juga:
Wapres JK Sebut Semua Sudah Diberikan untuk Papua, Kecuali Kemerdekaan
Pihak-Pihak yang Menolak Kemerdekaan Papua
Mengungkap Satu Demi Satu Kebohongan Pemberontak Papua
Wagub Papua Salahkan PT Istaka Karya Tak Jalin Komunikasi dengan Tokoh Adat
Bentrok Antar Suku Masih Menjadi Ancaman Serius di Papua Barat
Kronologi Pemberontak Papua Serang Pos Yigi & Lukai 2 Anggota TNI

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.