LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Makam Kakak Bocah Mata Dicungkil Orang Tua di Gowa Dibongkar Polisi

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Boby Rachman membenarkan pihaknya bersama Biddokes Polda Sulsel melakukan autopsi terhadap jasad DS, kakak korban penganiayaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Boby mengaku autopsi dilakukan langsung dimakam DS di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa

2021-09-20 17:44:32
Pesugihan
Advertisement

Kepolisian Resort Gowa bersama Tim Forensik Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulsel membongkar makam, DS (22), kakak bocah yang matanya dicungkil oleh orang tuanya. Pembongkaran makam tersebut dilakukan untuk dilakukan autopsi terhadap jasad DS.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Boby Rachman membenarkan pihaknya bersama Biddokes Polda Sulsel melakukan autopsi terhadap jasad DS, kakak korban penganiayaan yang dilakukan oleh orang tuanya. Boby mengaku autopsi dilakukan langsung dimakam DS di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.

"Hari ini sudah dilakukan Exhumasi atau autopsi dimakam korban," kata Boby melalui pesan WhatsApp, Senin (20/9).

Advertisement

Dia mengatakan pembongkaran makam dan autopsi dilakukan setelah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga. Boby mengaku setelah dilakukan autopsi, jasad DS kembali dimakamkan.

"Langsung dimakamkan lagi setelah diautopsi," ujar dia.

Untuk hasil autopsi, imbuh Boby, pihaknya menunggu dari Biddokes Polda Sulsel. Boby mengaku autopsi terhadap jasad DS dilakukan untuk mengungkap penyebab kematian.

Advertisement

Sebelumnya diberitakan, Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Gowa, Ajun Komisaris Polisi Mangatas Tambunan mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk melakukan autopsi terhadap jasad kakak AP. Mangatas mengatakan DN sebelumnya telah dimakamkan oleh keluarganya.

"Kita koordinasi dengan RS Bhayangkara untuk melakukan autopsi. Autopsi dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban (DN)," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Senin (13/9).

Mangatas mengatakan autopsi terhadap DN dilakukan karena beredar informasi di masyarakat jika korban meninggal karena dicekoki air garam oleh kedua orang tuanya. Meski demikian, untuk menjawab pertanyaan publik tersebut, perlunya dilakukan autopsi.

"Karena kan selama ini banyak yang bilang macam-macam informasi yang beredar (DN meninggal karena dicekoki air garam). Sehingga untuk menjelaskan itu, rumah sakit yang akan menjelaskan (autopsi)," kata dia.

Sementara terkait hasil psikologi kedua orang tua korban, HAS (43) dan TAU (47), Polres Gowa belum menerima. Mangatas mengatakan HA dan TAU masih berada di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar.

"Belum ada hasil tes psikologi. Dia (HAS dan TAU) masih ada di rumah sakit," ucapnya.

Baca juga:
Polisi akan Autopsi Kakak Bocah yang Matanya Dicungkil Orang Tua
LPSK Tawarkan Perlindungan Paman dan Bocah di Gowa yang Dicungkil Matanya
Kemen PPPA Kecam Kekerasan Orang Tua ke Anak Untuk Pesugihan
Orang Tua di Gowa Cungkil Mata Anaknya Diduga karena Berhalusinasi
Gubernur Sulsel Kirim Dokter Cek Kondisi Bocah yang Matanya Dicungkil Orang Tua
Pemkab Gowa Tanggung Biaya Pengobatan Anak Korban Kekerasan Orang Tua

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.