Majelis Rasulullah Kritik Keberadaan Indonesia di BoP yang Dianggap Belum Optimal
Kemudian, terkait dengan keberadaan Indonesia dalam BoP bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia ingin agar Prabowo meninjau ulang kembali.
Ketua Dewan Pembina Majelis Rasulullah Pusat Nabiel Al Musawa mengatakan, dirinya akan memberikan masukan terkait dengan terkait situasi saat ini termasuk Board of Peace (BoP).
Hal ini dikatakan saat memenuhi undangan buka puasa bersama oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3).
"Beliau (presiden) juga ingin mendengar masukan terkait perkembagan terkini, terkait BoP, mungkin masalah Iran dengan Amerika. Banyak hal," kata Nabiel kepada wartawan di lokasi.
Agar Prabowo Meninjau Ulang Kembali Soal BoP
Kemudian, terkait dengan keberadaan Indonesia dalam BoP bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Ia ingin agar Prabowo meninjau ulang kembali.
"Kalau menurut kami keberadaan BoP kurang efektif. Jadi mungkin presiden perlu meninjau ulang, kalau bisa mengundurkan diri lebih bagus," tegasnya.
Ia mengungkapkan, bakal memberikan masukan kepada presiden jika memang diberikan kesempatan saat acara tersebut.
"Iya mudah-mudahan kalau diberi kesempatan," katanya.