LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mahfud MD: KPU Bodoh Kalau Mau Diintervensi, di Undang-Undang Independen

Dia menekankan pihaknya justru telah memberikan peringatan kepada KPU agar berlaku independen dan adil usai kasus dugaan kecurangan verifikasi parpol mencuat ke publik.

2023-01-13 14:16:47
Menko Polhukam Mahfud MD
Advertisement

Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melakukan intervensi terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meloloskan salah satu partai politik sebagai peserta pemilu 2024. Dia menilai, bodoh jika KPU mau diintervensi oleh pihak lain dalam menjalankan tahapan-tahapan pemilu 2024.

"Iya dong, KPU saja yang bodoh kalau mau diintervensi. Kan undang-undang katakan dia independen. Ada orang diintervensi oleh parpol, oleh pemda, oleh lurah, itu bodoh namanya," kata Mahfud, kepada wartawan, di Istana, Jakarta, Jumat (13/1).

Dia menekankan pihaknya justru telah memberikan peringatan kepada KPU agar berlaku independen dan adil usai kasus dugaan kecurangan verifikasi parpol mencuat ke publik.

Advertisement

Mahfud memaparkan pernah berkomunikasi dengan Sekjen KPU Bernad Dermawan Sutrisno pada 10 November 2022 lalu. Akan tetapi, saat itu dia hanya membahas laporan adanya informasi soal pilih kasih lolosnya parpol dan justru mengingatkan Bernard agar KPU tak main-main.

Artikel terkait KPU juga bisa dibaca di Liputan6.com

"Ndak, ndak akan intervensi. Kalau ada, lapor ke saya aja. Siapa yang intervensi?" tegas Mahfud.

Advertisement

Dia pun menyanyangkan, sikap Direktur Eksekutif Netgrit, Hadar Nafis Gumay yang tak konfirmasi atau bertanya terlebih dahulu kepada dirinya soal adanya kecurangan. Padahal, Hadar dan Mahmuf memiliki hubungan yang sangat dekat.

“Pak Hadar kenapa tidak telepon saya? Orang dia sahabat saya. Betul bapak ikut? Saya beri tahu. Saya ikutnya menegur karena disinyalir melenceng. Bukan saya menyuruh partai ini masuk tidak masuk,” imbuhnya.

Baca juga:
KPU Pastikan Tak Ada Instruksi ke Daerah Loloskan Parpol Tertentu di Pemilu 2024
Analisis Hukum: Kenapa Harus Sistem Pemilu Coblos Parpol Bukan Caleg
Ma'ruf Amin Soal Dugaan Istana Intervensi KPU: Kalau Ada Dilaporkan ke Bawaslu
Istana Bantah Minta KPU Loloskan Salah Satu Partai Jadi Peserta Pemilu 2024
Terungkap Isi Percakapan WhatsApp Dugaan Ketua KPU Curang

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.