LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Mahasiswa Kejang Setelah Dibanting Polisi, Belum Ada Penjelasan Medis

Tim medis Rumah Sakit Harapan Mulia tidak memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan terhadap MFA, mahasiswa pendemo yang dibanting Brigadir NP saat unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, Rabu (14/10). Penjelasan medis terkait penyebab pemuda itu kejang-kejang pun belum didapatkan polisi dan keluarga.

2021-10-15 05:59:00
Video Viral
Advertisement

Tim medis Rumah Sakit Harapan Mulia tidak memberikan penjelasan terkait hasil pemeriksaan terhadap MFA, mahasiswa pendemo yang dibanting Brigadir NP saat unjuk rasa di depan kantor Bupati Tangerang, Rabu (14/10). Penjelasan medis terkait penyebab pemuda itu kejang-kejang pun belum didapatkan polisi dan keluarga.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro sebelumnya hanya mengumumkan kondisi kesehatan MFA berdasarkan pertemuannya dengan dokter Florentina di RS Harapan Mulia, Tigaraksa, Tangerang. "Dari hasil pemeriksaan kita sampaikan secara umum bahwa kesadarannya, kesadaran penuh," jelas Wahyu, Kamis (14/10).

Wahyu juga menyebutkan, MFA sebenarnya masih dalam masa pengobatan. "Yang bersangkutan masih dalam pengobatan dan ini (penyebab kejang) menjadi rahasia medis. Nanti pada saat orang tuanya datang dan saat bersama akan saya tanyakan lagi kepada dokter bagaimana kondisinya, dan tentunya dokter yang akan menjelaskan kepada yang bersangkutan," kata Wahyu.

Advertisement

Dia juga mencoba menjelaskan, berdasarkan keterangan dokter, MFA dalam kondisi kesadaran penuh. Pemuda itu kejang-kejang namun tidak pingsan setelah dibanting Brigadir NP. "Memang kemarin kondisinya istirahat sebentar, langsung duduk dan tidak ada pingsan," sebutnya.

Sementara itu, terkait kejang -kejang yang dialami MFA, polisi membuka kesempatan untuk korban melakukan pemeriksaan medis ke rumah sakit lain. Harapannya, agar kondisi korban benar -benar dalam keadaan baik.

"(Terkait kejang) belum ada penjelasan secara medis, karena kita sampaikan tadi, kita bisa ada alternatif. Tidak hanya RS Harapan Mulia tapi juga bisa ke RS Metro Hospital, second opinion bagaimana kondisi kesehatannya. Saya sudah sampaikan kepada orang tuanya, kami akan bertanggung jawab penuh dan biaya pengobatan akan saya tanggung penuh, itu sudah saya sampaikan kepada orang tuanya," jelas Wahyu.

Advertisement

Baca juga:
VIDEO: Kapolda Banten Temui Mahasiswa Dibanting Polisi, Janji Tindak Tegas Pelaku
Polri akan Sanksi Brigadir NP yang Banting Mahasiswa Karena Jaga Demo Tak Sesuai SOP
Kasus Mahasiswa Dibanting, DPR Minta Polisi Makin Disiplin Pastikan Konsep Presisi
Diperiksa Maraton, Polisi Banting Mahasiswa Dikenakan Peraturan Disiplin Polri
Kasus Mahasiswa Dibanting saat Demo di Tangerang, Polisi Persilakan Korban ke RS Lain
Polda Banten Ambil Alih Pemeriksaan Polisi Pembanting Pendemo di Tangerang

(mdk/yan)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.