LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Lurah se-Kota Cilegon dites urine, 3 orang diketahui positif morfin

Kesbangpol bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon dan Satresnarkoba Polres Cilegon, melakukan tes urine kepada semua kepala kelurahan dan sekretaris kelurahan se-Kota Cilegon. Dari hasil tes urine tersebut, sebanyak 3 orang diketahui positif narkoba jenis morfin.

2017-04-20 14:51:13
Cilegon
Advertisement

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon dan Satresnarkoba Polres Cilegon, melakukan tes urine kepada semua kepala kelurahan dan sekretaris kelurahan se-Kota Cilegon. Dari hasil tes urine tersebut, sebanyak 3 orang diketahui positif narkoba jenis morfin.

Tes urine dilakukan di Aula Inspektorat Kota Cilegon dan diikuti oleh 72 lurah dan sekretaris. Sementara 14 lainnya tidak hadir tanpa keterangan.

Kepala Badan Kesbangpol Kota Cilegon Soeparman mengatakan, dari 72 orang lurah dan seklur yang menjalani tes urine, 3 orang di antaranya positif mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung benzo. Benzo diketahui adalah zat yang terdapat dalam kandungan narkoba jenis morfin.

"Jadi 3 orang yang positif mengkonsumsi obat-obatan yang mengandung benzo itu selanjutnya kita minta agar mereka membuktikan dengan resep dokter atau menunjukkan langsung obatnya untuk dites," kata Soeparman, Kamis (20/4).

Soeparman menambahkan, 14 orang lurah dan seklur yang tidak datang tersebut selanjutnya akan dipanggil ulang. Bahkan, jika mereka tetap tidak datang juga ia akan menyerahkan kepada pihak kepolisian.

"Jadi intinya tes urine dilakukan ini bertujuan agar ASN Pemkot Cilegon bersih dari narkoba," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan BNN Kota Cilegon Chandra menambahkan, setelah dilakukan tes urine, para lurah dan seklur tersebut juga diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba.

"Intinya kita tidak mau mereka menggunakan narkoba. Karena mereka itu ujung tombak pemerintah, terutama untuk pelayanan masyarakat di wilayah mereka masing-masing," katanya.

Baca juga:
BNN razia ladang khat di Puncak Bogor
Karyawan hotel di Malang dapatkan ganja dari Lapas
Jajakan ribuan 'pil dewa' buat remaja, Bonbon dibekuk
Pesan sabu, dua orang diciduk dari hotel bintang 5 di Balikpapan
Bawa sabu 2,85 kg, warga Subang ditangkap di Bandara Kualanamu
Pria jual sabu di terminal bus, diciduk saat tunggu pelanggan
14 Mahasiswa ditangkap narkoba di Yogya, satu penerima beasiswa

(mdk/msh)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.