Luhut semprot anggota MKD: Mohon komentar yang mulia diukur!
Luhut tak segan menjawab ketus pertanyaan yang dianggapnya tak substantif.
Menko Polhukam, Luhut Binsar Pandjaitan, masih memberikan keterangan di hadapan majelis Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) soal dugaan pelanggaran etik Ketua DPR, Setya Novanto. Luhut ditanya seputar isi rekaman yang namanya disebut sebanyak 66 kali.
Beberapa pertanyaan anggota MKD langsung dijawab tegas Luhut. Luhut juga tak segan menjawab ketus pertanyaan yang dianggapnya tak substantif.
Seperti saat ditanya anggota MKD dari Fraksi PAN, A Bakri. Bakri bertanya soal pembicaraan Luhut yang mengaku bertemu dengan Jokowi tadi malam.
"Pak Luhut akhir-akhir marah, Pak Jokowi marah, apakah dalam pertemuan tadi malam tak membahas soal masalah ini (kontrak Freeport). Rasanya tak mungkin, tapi ya tidak apa-apa," kata Bakri, di ruangan sidang MKD, Gedung DPR, Senin (14/12).
Luhut semula diam mendadak melakukan instruksi. "Instruksi pimpinan, saya di sini disumpah, mohon komentar yang mulia diukur, jangan sampai pertanyaan yang mulia membuat saya melanggar sumpah," ucap Luhut tegas.
Sebelumnya, dalam persidangan itu Luhut menjelaskan kedatangan ke MKD sudah diketahui Presiden Jokowi karena kemarin malam mereka sempat bertemu. Dalam pertemuan itu, kata Luhut, banyak hal yang dibahas, salah satunya soal kedatangannya ke MKD terkait 'papa minta saham', tapi tak dibahas mendalam.
Baca juga:
Lucu, anggota MKD malah curhat sama Luhut
Anggota MKD sebut posisi Luhut sama dengan Sudirman Said
Dicecar MKD, Menko Luhut bilang 'tolong jangan berburuk sangka'
Penuhi panggilan MKD, Luhut ditemani Yorrys Raweyai
Soal Freeport, Luhut Panjaitan tak ingin Jokowi dijebak
Luhut sebut bisa saja ketemu Riza Chalid tapi tak bicara macam-macam
Dicecar saham 20 persen, Luhut sebut tak ada waktu pikir demikian