Luhut: Satu ketua satu tim, tidak boleh ngomong seenaknya
Dia meminta segara komunikasi yang akan disampaikan ke publik disinkronkan lebih dulu agar tak beda-beda.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantik Kepala Staf Kepresidenan, Luhut Pandjaitan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno. Luhut memaparkan rencana yang akan dilakukannya selama menjabat sebagai Menko Polhukam.
"Saya ingin mensinkronkan semua statement, tidak ada yang berbeda-beda, kalau dia belum jelas dan terkait dengan kementerian lain, koordinasikan dulu dengan kementerian terkait baru ngomong," papar Luhut usai pelantikan di Istana Kepresidenan, Rabu (12/8).
Lebih lanjut Luhut mengatakan, dirinya akan menerapkan sistem yang selama ini dia anut, di mana koordinasi menjadi hal utama.
"Itu style saya, satu ketua satu tim. Semua tidak boleh ngomong seenaknya, harus koordinasikan dulu. Kalau saya bicara saya juga tanya, supaya tidak bertentangan dengan kementerian di bawah saya," ungkap Luhut.
Baca juga:
Dicopot jadi Menko Polhukam, Tedjo pilih santai di rumah
6 Menteri baru hasil reshuffle Kabinet Kerja saat dilantik Jokowi
Soal reshuffle, Romahurmuziy akui butuh perbaikan di sektor ekonomi
Dicopot sebagai Menko Perekonomian, Sofyan Djalil kemasi barang
Ini alasan Jokowi rombak kabinetnya yang berumur 10 bulan
Luhut minta menteri di bawah Polhukam tak asal beri pernyataan
Fadli Zon heran, menteri berkinerja buruk dipertahankan Jokowi