Luhut Panjaitan jenguk Setnov: Dia banyak diam, kasihan lemas
Luhut Panjaitan jenguk Setnov: Dia banyak diam, kasihan lemas. Dia tidak menceritakan secara rinci bagaimana keadaan Setnov. Tidak hanya itu, dia juga mengklaim tidak ada pembicaraan serius antara dia dengan Setnov.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, kemarin (12/9) menjenguk Ketua DPR Setya Novanto di RS MRCC Siloam, Jl Garnisun Dalam, Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Luhut mengatakan, keadaan Setnov perlu ditangani oleh dokter.
"Ya saya lihat sakit ya itu saja. Perlu penanganan dari dokter. Itu saja yang saya lihat," kata Luhut di Gedung Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (13/9).
Dia tidak menceritakan secara rinci bagaimana keadaan Setnov. Tidak hanya itu, dia juga mengklaim tidak ada pembicaraan serius antara dia dengan Setnov. "Enggak ada. Dia banyak diam. Saya kasian lihat lemas," pungkas dia.
Diketahui sebelumnya, Setya Novanto yang juga tersangka dari kasus e-KTP dirawat di RS MRCC Siloam, Jl Garnisun Dalam, Karet Semanggi, Jakarta Selatan. Tim dokter DPR juga sempat menyambangin RS tersebut.
Dokter Hari Suseno tak mau berspekulasi soal kondisi ketua umum Partai Golkar itu. Namun demikian dia mengatakan Setnov menderita sakit vertigo.
"Kita kan waktu itu kirim (ke rumah sakit) karena beliau lagi main pingpong jatuh ya, jadi ada indikasi itu vertigo. Saya enggak mau berspekulasi sehingga saya kirimkan ke sini," katanya di lobby RS Siloam, Jakarta, Selasa (12/9).
Baca juga:
Surat permintaan penundaan pemeriksaan Setnov diteken Fadli Zon
Fadli Zon sebut surat permintaan penundaan pemeriksaan Setnov aspirasi masyarakat
Tanda tanya sakit Setya Novanto
Jika Setnov mangkir sekali lagi, KPK akan minta pendapat IDI
Berkaca Budi Gunawan, Novanto minta pemeriksaan usai praperadilan
KPK minta bantuan ikatan dokter periksa surat sakit Setya Novanto
Nurul Arifin sebut selain vertigo ada indikasi Setnov punya penyakit lain