LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Luhut bangga anak Kopassus jadi polisi bongkar pemerkosaan di Kediri

Terungkapnya kasus pemerkosaan tersebut menarik perhatian Luhut.

2016-05-16 19:06:00
Menkopolhukam
Advertisement

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur kembali menggegerkan publik. Tak main-main, 58 anak menjadi korbannya.

Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan ternyata memperhatikan dengan seksama kasus tersebut. Apalagi, pelakunya diketahui seorang pengusaha ternama, namun ditakuti masyarakat karena disebut-sebut dekat dengan petinggi-petinggi kepolisian, TNI maupun pemda.

Rupanya, tak hanya terkait kasusnya saja. Luhut mengaku kagum terhadap kinerja Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Widjanarko Baiin yang mendorong terungkapnya kasus tersebut. Rupanya, dia adalah anak seorang purnawirawan Kopassus.

"Dia telah berhasil menunjukkan kehadiran Polisi dalam membela masyarakat lemah. Saya berharap kita semua dapat meneladani keberaniannya dalam menegakkan keadilan di masyarakat," puji Luhut dalam akun Facebook miliknya, Senin (16/5).

Luhut mengungkapkan, pernah bertetangga dengan ayah Bambang, bahkan berangkat ke gereja yang sama dengan keluarganya saat itu. Ketika itu, ayahnya menjabat sebagai Kepala Bintal (Bimbingan Mental).

Berikut tulisan Luhut yang mengapresiasi Bambang atas keberhasilannya mengungkap kasus pemerkosaan anak di bawah umur:

"Jumat Minggu lalu, saya dilantik sebagai Ketua Kompolnas RI oleh Presiden Jokowi. Berdasarkan Perpres No. 17/2011, saya diamanahkan untuk memimpin lembaga ini dalam melaksanakan fungsi pengawasan terhadap kinerja Polri untuk menjamin profesionalisme dan kemandiriannya.

Bicara tentang profesionalisme Polri saya teringat kepada seorang anak kecil, di mana kami pernah bertetangga di Cijantung dan pergi beribadah ke gereja yang sama. Waktu itu ayahnya menjabat sebagai Ka Bintal (Bimbingan Mental) Kopassus.

Sekarang, anak tersebut telah tumbuh dewasa dan menjadi seorang anggota Polri yang profesional. Baru-baru ini saya mendengar bahwa dia berhasil membongkar kasus pemerkosaan 58 anak di bawah umur yang terjadi di Kediri. Pelakunya adalah seorang pengusaha ternama yang kabarnya adalah sosok yang ditakuti oleh masyarakat.

Nama anak yang saya kenal itu adalah AKBP Bambang Wijanarko Baiin, yang saat ini menjabat sebagai Kapolres Kediri. Saya mengapresiasi kinerjanya yang berani dalam menegakkan hukum. Dia telah berhasil menunjukkan kehadiran Polisi dalam membela masyarakat lemah. Saya berharap kita semua dapat meneladani keberaniannya dalam menegakkan keadilan di masyarakat.

Keadilan yang saya maksud bukanlah semata keadilan terhadap anak yang menjadi korban, namun juga anak yang menjadi pelaku yang sering kali identitas dan wajahnya terpapar bebas di media sehingga akan mempengaruhi psikologis dan masa depannya. Saya berharap Kepolisian mempunyai program rehabilitasi untuk pelaku anak-anak karena bagaimanapun juga anak-anak menjadi tanggung jawab kita bersama.

Akhir kata, saya mohon doa restu dari pembaca sekalian agar saya dapat melaksanakan tugas baru ini sebaik-baiknya, dan agar Polri dapat melaksanakan tugasnya untuk melindungi, melayani, dan mengayomi masyarakat."

Baca juga:
Puluhan anak di Kota Kediri diduga jadi korban pemerkosaan pengusaha
Kasus pemerkosaan siswa SD Klaten, 6 orang ditetapkan jadi tersangka
Dituduh perkosa anak kandung, MF sebut akal-akalan istri keduanya
Ditinggal ibu dagang di pasar, bocah SD digagahi ayah kandung
Polisi akan bentuk tim konseling buat mendampingi korban pemerkosaan

(mdk/tyo)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.