Lion Air angkut dua keluarga korban JT610 dalam setiap penerbangan
Lion Air angkut dua keluarga korban JT610 dalam setiap penerbangan. Dia memastikan setiap keluarga korban yang diterbangkan ke Halim Perdanakusuma dan Pangkalpinang, akan mendapat fasilitas sesuai prosedur berlaku.
PT Lion Air Grup menerbangkan keluarga korban pesawat jatuh JT610 737 Max 8, di perairan Tanjung Karawang, dengan sistem berganti. Yaitu dengan mengangkut dua keluarga dalam satu penerbangan.
Hal itu dilakukan, pihak Lion Air karena terbatasnya kursi pesawat tujuan Pangkalpinang.
"Keterbatasan yang kita miliki akhirnya, kita akan angkut dua keluarga menuju Pangkalpinang tetapi mudah-mudah hal ini diterapkan untuk hari ini saja dengan status darurat," kata Presiden Direktur Lion Air Grup Edward Sirait, Lion Operation Center, Selapajang, kota Tangerang, Senin (29/10).
Dia memastikan setiap keluarga korban yang diterbangkan ke Halim Perdanakusuma dan Pangkalpinang, akan mendapat fasilitas sesuai prosedur berlaku.
"Fokus kita ini terhadap penanganan keluarga korban dan akan kita lakukan semaksimal mungkin melayani mereka," ucap dia.
Saat ini pihaknya terus berusaha membuka layanan informasi baik di terminal 1 Bandara Soekarno Hatta ataupun Lion Operation Centre di Selapajang Tangerang.
Baca juga:
Warga melihat lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610
Lion Air jatuh, Wapres JK minta regulator lebih ketat awasi perizinan
Serpihan pesawat Lion Air ditemukan TNI AL, ada potongan tubuh & barang penumpang
Puluhan ambulance menunggu korban Lion Air JT 610 di Pelabuhan Tanjung Priok
Kepala syahbandar Tanjung Pandan tumpangi Lion Air jatuh, istri berulang kali pingsan
Boeing siap bantu investigasi penyebab jatuhnya Lion Air JT 610