Libur panjang, Malioboro Yogyakarta macet parah
Musim liburan panjang akhir tahun selalu menjadikan Yogyakarta menjadi salah satu tujuan wisata.
Ribuan kendaraan mulai memadati Kota Yogyakarta sejak mulai liburan Natal dan Tahun Baru 2016. Jalan menuju tempat-tempat yang menjadi tempat tujuan wisata di Yogyakarta pun macet.
Dari pantauan merdeka.com, kemacetan sudah terjadi sejak Kamis lalu. Hari ini, jalan ke arah kota Yogyakarta pun semakin padat.
Kapolres Kota Yogyakarta, AKBP Pri Hartono Eling Lelakon mengatakan musim liburan panjang akhir tahun selalu menjadikan Yogyakarta menjadi salah satu tujuan wisata. Namun umumnya tidak langsung berwisata di kawasan Malioboro, biasanya wisatawan lebih dulu mencari lokasi di luar tempat itu.
"Mereka biasanya pergi ke pantai atau lokasi wisata lain lebih dulu. Lalu ke Malioboro pas sore sampai malam hari hanya untuk belanja dan mencari oleh-oleh," katanya pada wartawan di pos jaga Teteg, Kota Yogyakarta, Sabtu (26/12),
Dia mengatakan sejauh ini arus lalu lintas masih terkendali. Meski demikian sejak malam Natal kepadatan lalu lintas sudah naik.
"Keramaian pas malam Natal itu sampai pukul 12 malam. Saya pas pulang ke kantor jam segitu baru kendaraan bisa terlihat berkurang," ungkapnya.
Karena semakin padatnya arus lalu lintas, kecepatan kendaraan bermotor di Malioboro hanya mencapai 20 Kilometer per jam. "Senin nanti kepadatan kami perkirakan akan berkurang karena sudah ada yang mulai masuk kerja. Tapi hari Rabu kepadatan akan kembali terjadi menjelang Tahun Baru 2016," tambahnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan di Malioboro pada malam tahun baru, kawasan Malioboro akan ditutup mulai pukul 19.00 Wib. Dia pun mengimbau, para wisatawan tetap memantau semua barang bawaan selama berwisata di kawasan Malioboro.
"Kami mengimbau mewaspadai berbagai macam bentuk kejahatan, termasuk copet yang masih terjadi," pungkasnya.
Baca juga:
Libur Natal, PT KAI sudah angkut 223.253 penumpang dari Jakarta
Cara alternatif ke Bandung dari Jakarta agar tak kena macet parah
Natal, 43 napi di Yogyakarta dapat remisi
Jaringan lintas iman ikut amankan perayaan Natal di Yogya
Selama 2015, kasus KDRT di Yogyakarta meningkat tajam