Labfor beres, polisi segera umumkan penyebab robohnya mezanin Gedung BEI
Pada siang kemarin, mezanin tower dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk. Robohnya bangunan itu membuat 72 orang luka luka dan di evakuasi ke sejumlah rumah sakit.
Petugas masih menyelidiki penyebab robohnya mezanin Gedung BEI, Senin (15/1) kemarin. Wakil Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary Syam mengatakan kepolisian segera membuat kesimpulan penyebab runtuhnya bangunan itu.
"Labfor sudah selesai kegiatannya. Setelah ini nanti kita analisis dan evaluasi. Olah TKP masih berlangsung," kata Ary di gedung BEI, kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (16/1).
"Penyidik kami masih di dalam bersama Kapolsek dan ini akan terus dilakukan penyelidikan, semua berawal dari TKP," tambahnya.
Sejumlah saksi pun, lanjut Ary juga telah diperiksa. Namun, dirinya belum bisa merinci keseluruhan saksi itu. "Ya ada beberapa pihak saya gak hafal, saya gak hafal jumlahnya," tutupnya.
Seperti diketahui, pada siang kemarin, mezanin tower dua gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) ambruk. Robohnya bangunan itu membuat 72 orang luka luka dan di evakuasi ke sejumlah rumah sakit.
Belum diketahui penyebab runtuhnya selasar tersebut. Dari ungkapan pengelola gedung Farida Bey, bangunan yang berdiri selama 20 tahun itu rutin dilakukan cek berkala. Pengecekan terakhir pada bulan Mei 2017 lalu.
Baca juga:
Cerita kepanikan pegawai BEI saat mezanin ambrol karena mengira getaran gempa
Mezanin gedung BEI ambrol, polisi bakal panggil kontraktor
40 Mahasiswa UBD korban selasar BEI dipulangkan ke Palembang sore ini
Polri periksa 10 saksi dan akan panggil pihak pengelola gedung BEI
Polri sebut sejumlah korban mezanin BEI ambrol sudah diperbolehkan pulang