LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kurangi pengangguran, Rachmat Gobel akan optimalkan 'tanah kutukan'

Caleg DPR dapil Gorontalo dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) nomor urut 1 Rachmat Gobel berjanji akan mendorong optimalisasi 100 ribu hektare lahan pertanian agar bisa digarap oleh warga Gorontalo. Hal tersebut disebut oleh Rachmat untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Gorontalo.

2018-10-31 23:02:00
Rachmat Gobel
Advertisement

Caleg DPR dapil Gorontalo dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) nomor urut 1 Rachmat Gobel berjanji akan mendorong optimalisasi 100 ribu hektare lahan pertanian agar bisa digarap oleh warga Gorontalo. Hal tersebut disebut oleh Rachmat untuk mengurangi pengangguran dan kemiskinan di Gorontalo.

Rachmat mengatakan, optimalisasi lahan pertanian seluas itu karena sebagai besar penduduk Gorontalo merupakan petani. "Untuk mengurangi kemiskinan dan pengangguran, 100 ribu hektare tanah pertanian akan kita optimalkan. Karena kan penduduk Gorontalo juga sebagian besar merupakan petani," kata Rachmat, melalui siaran pers di Jakarta, Rabu (31/10).

Tak hanya mengoptimalkan lahan saja, Rachmat juga akan menerapkan cara bertani yang sudah dirinya terapkan di Desa Tridarma, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Di sana, Rachmat mengubah tanah yang sebelumnya dijuluki 'tanah kutukan' menjadi tanah yang bisa ditanami apa saja.

Advertisement

Menurut Rachmat, dengan cara bertani yang dia terapkan dengan membawa beberapa mentor dari Jepang, penghasilan petani di wilayah tersebut bisa naik 4 kali lipat. Tak hanya itu, Utusan Khusus Presiden untuk Jepang tersebut juga menyebut komoditas melon dengan harga jual tinggi bisa ditanam di tempat tersebut.

"Di Pulubala, dalam beberapa bulan, yang dulu disebut 'tanah kutukan' di sana, kita coba usahakan, hasilnya alhamdulillah. Hasilnya dari yang saya buat contoh pertanian di sana, bisa 4 kali lipat dari yang biasa," tutur Rachmat.

"Yang membuat saya heran, ada melon yang harganya Rp 2 juta, bisa tumbuh di sana, di tanah Gorontalo," lanjut Ketua DPP NasDem bidang perekonomian itu.

Advertisement

Lebih lanjut, Komando Pemenangan NasDem Provinsi Gorontalo itu mengatakan bila tidak ada yang tidak mungkin bisa ditanam di Gorontalo. Rachmat menyebut yang harus diubah hanyalah budaya kerja dan cara kerja saja untuk membuat Gorontalo lebih sejahtera.

"Itu baru budaya kerja dan cara kerja yang kita ubah dan belum menggunakan teknologi terbaru," ucapnya.

Karenanya, Rachmat yang diberi gelar 'Ti Bulilango Hungia' atau 'Pemberi Cahaya Negeri' itu mengatakan bila terlalu sombong bila warga Gorontalo tidak menghormati tanah tempat mereka yang ternyata menyimpan kesuburan di dalamnya. Tak hanya itu, Rachmat juga menyebut bila terlalu sombong bila warga menyalahkan cuaca yang dianggap tidak bersahabat untuk membuat tanah Gorontalo bisa menghasilkan hasil tani.

"Jadi sangat sombong kita kalau kita tidak menghormati tanah kita, ternyata ada kesuburan di bawah tanah kita. Terlampau sombong kalau dikatakan alam di Gorontalo cuma ada panas dan panas sekali sehingga tidak ada hasil tani yang luar biasa," tuturnya.

Baca juga:
Amanat orang tua disebut salah satu alasan Rachmat Gobel jadi caleg DPR
Lewat agrobisnis, Rachmat Gobel ingin percepat pembangunan di Gorontalo
Ini cara Rachmat Gobel ubah lahan kutukan jadi lumbung pertanian di Gorontalo
Rachmat Gobel soal Rupiah melemah: Sebagai pengusaha ini sebenarnya peluang
Rachmat Gobel, Hayono Isman, Nafa Urbach dan Manohara jadi caleg NasDem
Pemerintah diminta manfaatkan industrialisasi pangan ciptakan lapangan kerja anyar

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.