LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kuasa hukum minta FBI buktikan pembelian jam super mahal untuk SetNov

Fredrich mengatakan kliennya memang punya jam bermerek sama yaitu Richard Mille tetapi tahun 2008.

2017-10-06 18:45:54
Korupsi E-KTP
Advertisement

Kuasa hukum ketua DPR Setya Novanto, Fredrich Yunandi menanggapi terkait pernyataan agen FBI Johnathan Holden yang mengatakan kliennya menerima jam tangan mahal seharga USD 135.000 di Beverly Hills. Fredrich meminta agar pihak FBI untuk membuktikan adanya pembelian dari pengusaha dan saksi kunci Johannes Marliem kepada Setnov.

"Suruhlah FBI atau Marliem membuktikan. Sertifikatnya nomor berapa. Kan setiap RM itu punya sertifikat nomor mesin dan nomor body itu ada. Nama pemilik itu ada," kata Fredrich ketika ditemui di kantornya, Jakarta Selatan, Jumat (6/10).

Fredrich mengatakan kliennya memang punya jam bermerek sama yaitu Richard Mille tetapi tahun 2008. "Itu namanya RM 01101 rose gold titanium. Jadi luarnya emas, belakangnya dari titanium," tambah dia.

Dia mengatakan jam tangan Richard Mille 011 yang diduga diberikan kepada kliennya adalah barang yang sulit sekali di pasaran. Dia mengatakan untuk membeli jam tangan tersebut harus pesan terlebih dahulu. Mustahil kata dia jika dibeli di Beverly Hils.

"Mimpi, orang-orang Amerika Serikat itu banyak orang kaya. Kalau barang itu bisa mahal karena apa karena sulit dan limited edition. Cuma sedikit setiap negara itu dapat jatah berapa. Seperti RM 01103. Orang-orang belum tentu dapat. Di Eropa berebut ga kebagian," imbuh dia.

Baca juga:
Kesaksian agen FBI, Johannes Marliem beli jam tangan mewah buat Setnov
Misteri jam tangan USD 135.000 sebelum kematian Johannes Marliem
Dalami keterangan Johannes Marliem, KPK ajukan kerjasama dengan FBI
Soal kematiam Marliem, DPR diminta panggil penyidik KPK

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.