KSPI: Paket kebijakan ekonomi Jokowi bikin Panasonic & Toshiba tutup
Tutupnya PT Panasonic dan PT Toshiba di Indonesia mengakibatkan sekitar 2.500 buruh mengalami pemutusan hubungan kerja.
Tutupnya dua perusahaan raksasa elektronik asal Jepang, PT Panasonic dan PT Toshiba di Indonesia mengakibatkan sekitar 2.500 buruh mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). PHK ini dimulai sejak Februari hingga Maret 2016.
Dua raksasa elektronik, PT Panasonic berada di Cikarang, Bekasi dan PT Toshiba yang ada di Pasuruan.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebut, ke dua perusahaan raksasa tersebut tutup karena paket kebijakan ekonomi Presiden Jokowi yang dinilai tidak tepat dan efektif. Paket kebijakan ekonomi utu kata Iqbal merupakan sinyal negatif terhadap investasi negara sudah mulai terasa.
"Menurut kami kebijakan yang dikeluarkan Jokowi-JK tidak tepat dan tidak efektif di lapangan. Justru PHK ini terjadi saat kebijakan itu keluar. Jadi paket kebijakan itu tidak efektif. Kita mendesak ulang tentang kebijakan itu dan apa retorikanya," ucap Iqbal, Selasa (2/2).
Iqbal meminta supaya Pemerintah bersungguh-sungguh dalam tingkat pengawasan, pelaksanaan, kebijakan, dan tidak dalam paket kebijakan mercusuar.
"Kita meminta kepada Pemerintah untuk tidak langsung mem-PHK. Tetapi bisa saja mengurangi shift, merumahkan dan hanya dibayar tunjangan gaji pokok saja, atau mengurangi hari kerja," ucapnya.
Baca juga:
Tak lagi laku, Panasonic dan Toshiba hengkang dari Indonesia
Di ASEAN, cuma Indonesia standar keselamatan penerbangan kategori II
BPS sebut Bali tetap jadi tujuan utama wisata Indonesia
Pertamina gandeng India olah sisa minyak mentah produksi Indonesia
Habibie jadi orang paling berpengaruh di dunia penerbangan se-Asia
Ford hengkang dari Indonesia imbas penurunan harga komoditas
5 Fakta di balik 'kaburnya' Ford dari Indonesia