Kronologi taksi Express nyemplung di Epicentrum versi saksi
Sopir taksi naas itu ternyata tukang ojek yang biasa memarkirkan taksi di Pasar Festival.
Keterangan berbeda disampaikan saksi yang mengejar taksi Express B 1427 ETC yang terjun ke kali di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. Taksi itu dibawa oleh tukang ojek yang biasa menjadi timer di dekat Pasar Festival. Diduga dia ingin belajar mengemudi namun tidak bisa mengendalikan laju mobil.
Menurut Dani, saksi mata yang ikut mengejar taksi itu, awalnya taksi itu diparkirkan sang sopir dadakan. Namun, bukannya diparkir, taksi itu dibawanya ke arah kawasan Epicentrum yang tidak jauh dari Pasar festival.
"Waktu dibawa, taksi belok-belok miring ke kiri dan ke kanan," kata Dani di lokasi, Kamis (5/2) dini hari.
Dani bersama beberapa orang ikut mengejar taksi tersebut. Diduga tidak bisa mengendalikan mobil yang dalam kecepatan tinggi, sopir dadakan itu kemudian menabrak seorang petugas sekuriti dan pot bunga sebelum terjun ke kali sedalam 5 meter.
"Dia nabrak kemudian nyemplung masuk kali," kata Hartono, salah satu sekuriti kawasan Epicentrum di lokasi.
Saat ini, sopir alias tukang ojek yang berbuat ulah itu sudah dibawa ke Polres Jakarta Selatan. Sopir asli yang bernama Kardono juga turut diamankan. Petugas sudah menderek mobil naas tersebut.
Baca juga:
Taksi Express yang nyemplung di Epicentrum dibawa kabur sopir tembak
Taksi nyemplung kali di kawasan Epicentrum Kuningan
Nyamar jadi penumpang, Fredi todong sopir taksi Express
Polisi: Perampok gunakan taksi Express curian
Dua perampok penumpang 'taksi putih' hebohkan Jakarta diringkus
Kerugian perampokan di 'taksi putih' capai Rp 30 juta