LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Kronologi politikus PKS dijemput polisi sepulang dari Suriah

Ini kronologi politikus PKS dijemput polisi pulang dari Suriah. Polisi meluruskan Umar bukan ditangkap, tetapi dijemput karena polisi menerima informasi ada WNI yang dideportasi dari Turki. Sesuai prosedur, Densus 88 akan melakukan pemeriksaan.

2017-04-09 16:07:50
Terorisme
Advertisement

Anggota DPRD Pasuruan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Nadir Umar, dijemput Densus 88 usai pulang dari Suriah. Polisi meluruskan Umar bukan ditangkap, tetapi dijemput karena polisi menerima informasi ada WNI yang dideportasi dari Turki. Sesuai prosedur, Densus 88 akan melakukan pemeriksaan.

"Anggota DPRD tersebut bukan ditangkap namun dijemput. Seperti biasanya apabila ada yang dideportasi, diberitahukan ke Densus 88 untuk diperiksa. Kebetulan kemarin 8 April 2017 pukul 15.00 WIB dijemput 2 orang yang dideportasi dari Turki via Malaysia di bandara Juanda Surabaya dan Husein sastra negara Bandung," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Rikwanto, Minggu (9/4).

Dua orang tersebut adalah Muhammad Nadir Umar, Anggota DPRD Pasuruan dari PKS yang dideportasi melalui Surabaya. Lalu ada Budi Mastur dari LSM Forum Dakwah Nusantara (FDN)
yang dideportasi melalui Bandung.

Hasil interograsi polisi, kedua WNI tersebut masuk ke wilayah Suriah dengan menggunakan cover relawan misi kemanusiaan, yang merupakan relawan dari Yayasan Qouri Umah.

"Rencana dana yang disalurkan oleh yayasan ini, sebesar USD 20.000 yang akan didonasikan kepada para pengungsi di Turki dan Lebanon," kata Rikwanto.

Berikut kronologi aktifitas mereka hingga dijemput Densus 88:

- Pada tanggal 31 Maret 2017 berangkat melalui rute Bandung, Surabaya-Kuala Lumpur-Istanbul.

- Pada tanggal 1 April 2017 sampai di Istanbul dan dijemput oleh perwakilan dari Qoirum Umah yang berada di Istanbul. Pada sore harinya kemudian sempat mengunjungi tempat pengungsian warga Palestina di Istanbul (penyaluran bantuan).

- Pada tanggal 2 April 2017, berangkat ke Gazianteb untuk penyaluran bantuan dan kemudian sore harinya dilanjutkan ke Kota Rayhanli (perbatasan Turki-Suriah). Setelah selesai melakukan penyaluran bantuan kemudian menginap di kantor cabang Qoiru Umah di Rayhanli dan kemudian kembali ke Istanbul.

- Pada tanggal 4 April 2017, berangkat ke Lebanon dari Istanbul dan setelah sampai di Lebanon, terkendala mengenai visa dan kemudian dikembalikan ke Istanbul dan setelah sampai di Istanbul kemudian diketahui bahwa mereka telah memasuki daerah perbatasan dan kemudian diamankan oleh Imigrasi.

- Pada tanggal 5 April 2017, dilakukan pemeriksaan di RS di Istanbul.

- Pada tanggal 6 April 2017 kemudian dideportasi ke Indonesia (Bandung dan Surabaya) via Kuala Lumpur.

"Saat ini Muhammad Nadir Umar diinterogasi di RPSA Kemensos Bambu Apus dan sedang dikoordinasikan begitu selesai interogasi dikembalikan ke keluarganya," kata polisi.

Baca juga:
Polisi benarkan anggota DPRD Pasuruan yang dijemput Densus kader PKS
Terios yang dikendarai teroris Tuban milik warga Semarang Haryanto
Identifikasi terduga teroris Tuban tunggu data pembanding
6 Terduga teroris Tuban jaringan JAD Semarang, ini identitasnya
Aksi heroik polisi saat baku tembak lumpuhkan terduga teroris Tuban
PKS sebut anggota DPRD Pasuruan yang ditangkap Densus 88 kadernya

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.