Kronologi Bupati Cirebon Sunjaya & kadis mutasi diciduk penyidik KPK
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim penindakan lembaga antirasuah. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, penangkapan keduanya berdasarkan laporan dari masyarakat.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra sebagai tersangka kasus dugaan suap jual beli jabatan dan penerimaan gratifikasi proyek di Pemkab Cirebon.
Selain Sunjaya, KPK juga menjerat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto. Gatot ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap jual beli jabatan.
Keduanya ditetapkan sebagai tersangka pasca terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tim penindakan lembaga antirasuah. Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, penangkapan keduanya berdasarkan laporan dari masyarakat.
Menurut Alex, pada Rabu, 24 Oktober 2018, tim lembaga antirasuah menerima informasi akan terjadi transaksi suap jual beli jabatan dan gratifikasi kepada Sunjaya. Tim kemudian menuju kediaman ajudan Sunjaya berinisial DS dan mengamankan uang Rp 116 juta dalam pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000.
"Tim juga mendapatkan bukti setoran ke rekening penampungan milik Bupati yang diatasnamakan orang lain senilai Rp 6.425.000.000," ujar Alex di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/10).
Kemudian, sekitar pukul 16.30, tim penindakan menuju kediaman Gatot dan menangkapnya. Secara paralel, tim juga mengamankan Sunjaya dan ajudannya yang berinisial N di kantor pendopo Bupati.
"Tim juga kemudian mengamankan Kabid Mutasi berinisial SD. Kemudian, pukul 17.30, Kepala BKPSDM berinisial SP tiba di kantor Bupati dan diamankan tim," kata Alex.
Setelah itu, tim penindakan membawa mereka yang diamankan ke Gedung KPK.
"Hari ini, Kamis (25/10), sekitar pukul 15.30, sekretaris Sunjaya berinisial S mendatangi Gedung KPK dan membawa uang Rp 296.965 dan menyerahkan kepada KPK," kata Alex.
Menurut Alex, pascapenangkapan, tim KPK membawa Sunjaya, Gatot, dua ajudan Sunjaya dan
Reporter: Fachrur rozie
Sumber : Liputan6.com
Baca juga:
KPK tetapkan Bupati Cirebon jadi tersangka 2 kasus sekaligus
OTT Bupati Cirebon, KPK terima tambahan pengembalian Rp 200 juta
Wapres JK sebut korupsi terjadi karena ada negosiasi eksekutif dan legislatif
Ketua DPR dan MPR nilai penangkapan Bupati Cirebon akibat ongkos politik tinggi
TB Hasanudin soal pemecatan Bupati Cirebon: Ini peringatan, jangan coba-coba korupsi
Prihatin bupati Cirebon ditangkap, Emil minta Mendagri segera tunjuk Plt