KPU RI Belum Terima Hasil Penghitungan Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur
Panitia Pemilihan Umum Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur belum menyerahkan dan melaporkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena sampai saat ini masih tahap proses rekapitulasi. Sejauh ini, KPU telah merampungkan rekapitulasi 27 provinsi. Sehingga tinggal tujuh provinsi yang belum rampung dan satu PPLN.
Panitia Pemilihan Umum Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur belum menyerahkan dan melaporkan hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) karena sampai saat ini masih tahap proses rekapitulasi. Ketua KPU RI, Arief Budiman menyampaikan, yang diulang di Malaysia hanya pemungutan suara melalui pos. Saat ini pihaknya tengah menunggu hasilnya.
"Ya sepanjang sampai hari ini dilaporkan lancar. Cuma bagaimana hasil akhirnya, maksudnya penyelesaian proses akhirnya itu, kita masih nunggu report resminya," jelasnya di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (17/5).
Arief berharap proses penghitungan bisa berjalan lancar sehingga hasilnya bisa diketahui secepatnya. PSU dilakukan di Kuala Lumpur atas rekomendasi Bawaslu. Rekomendasi ini dikeluarkan setelah temuan adanya surat suara yang telah dicoblos beberapa waktu lalu.
Sementara itu terkait proses rekapitulasi suara, KPU telah merampungkan untuk 27 provinsi. Sehingga tinggal tujuh provinsi yang belum rampung dan satu PPLN.
"Yang belum selesai Sumut, Riau, Sulsel, Maluku, Papua Barat, DKI, Papua. Jadi yang sudah diselesaikan 27 provinsi, masih menyisakan 7 provinsi lain. Kurang tujuh (provinsi) plus satu PPLN," jelasnya.
Rekapitulasi hari ini dijadwalkan tiga provinsi yaitu Papua Barat, Sulsel, dan DKI Jakarta. Namun sampai siang tadi, KPU masih menunggu konfirmasi dari sejumlah daerah tersebut.
"Papua Barat sedang dalam perjalanan menuju Jakarta. Kemudian Sulawesi Selatan masih menyisakan ada beberapa dokumen lagi yang harus direkap. DKI hari ini mudah-mudahan selesai. Cuma kalau selesainya sudah sore, kemungkinan tidak kita rekap hari ini. Kita sekalian saja besok semua," jelasnya.
Baca juga:
KPU: Yang Tidak Ada Sengketa Bisa Ditetapkan
Polda NTT Kembali Terbangkan Ratusan Personel ke Jakarta Jaga Pleno KPU Pusat
Situng KPU 85,98%: Jokowi-Ma'ruf 73,78 Juta Suara, Prabowo-Sandi 57,59 Juta Suara
Jelang Pengumuman Pleno KPU, Polda Kalbar Kembali Kirim Personel ke Jakarta
KPU Tegaskan 22 Mei Penyelesaian Rekapitulasi, Bukan Pengumuman Pemenang Pilpres
PAN Sebut Rencana Tak Bawa Sengketa Hasil Pilpres ke MK Baru Sebatas Wacana