LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPU akui Sipol tidak sempurna dan pernah error, tapi tidak masalah

Komisoner Komisi Pemilihan Umum Pramono Tanthowi Ubaid mengakui bahwa bahwa Sipol tidak sempurna dan pernah mengalami gangguan. Namun, pihaknya mengklaim data-data parpol tetap lengkap meski sistem mengalami error.

2017-10-20 21:36:00
KPU
Advertisement

Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) menjadi andalan Komisi Pemilihan Umum untuk pengumpulan data administrasi partai politik. Sistem ini dibutuhkan untuk bahan verifikasi peserta pemilu. Langkah KPU memunculkan Sipol sebagai upaya untuk menertibkan sistem administrasi partai politik.

Sejumlah partai politik mengeluhkan sistem ini kerap error. Sehingga, mempersulit parpol dalam ketika hendak memasukkan data. Komisoner Komisi Pemilihan Umum Pramono Tanthowi Ubaid mengakui bahwa bahwa Sipol tidak sempurna dan pernah mengalami gangguan. Namun, pihaknya mengklaim data-data parpol tetap lengkap meski sistem mengalami error.

"Tentu ini sebagai sistem buatan manusia tidak sempurna kita mengakui bahwa sistem kita kadang-kadang mengalami kendala itu juga diakui oleh partai-partai, tapi kita punya data lengkapnya hari apa, jam berapa, detik apa, berapa lama sistem itu bermasalah tentu kita data itu lengkap," kata Pramono di KPU RI, Jakarta Pusat, Jumat (20/10).

Advertisement

Pramono melanjutkan, meski Sipol mengalami error tapi tidak menjadi masalah besar. Buktinya, ada 14 Parpol bisa melewati tahap tersebut dan lulus pendaftaran.

"Gangguan enggak ada yang sampai lama pernah hari apa itu, itu kita sengaja kita maintenance ambil waktu jam 01.00 Wib sampai jam 02.00 Wib. Sengaja kita memang tapi enggak sampai berjam-jam," lanjutnya.

"Dan problem itu ternyata terbukti tidak berpengaruh bagi 14 parpol yang selesai dan kita juga bisa melacak sejak kapan partai-partai tersebut menginput data, progres perharinya berapa, banyak kita juga bisa melacak itu, itu kita akan ungkapkan jika diminta Bawaslu," tambahnya.

Advertisement

Sebelumnya, Anggota Komisi II DPR Achmad Baidowi mengkritisi kesiapan Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU. Penyebabnya, dalam implementasinya beberapa kali server mengalami down sehingga menghambat proses pendaftaran partai politik peserta pemilu.

"Sipol sebenarnya bagus, namun implementasinya di lapangan belum siap, misalnya, beberapa kali tiba-tiba server down. Catatan kami sejak 3 Oktober sudah dua kali down bahkan Minggu (7/10) hampir setengah jam," kata Baidowi di Jakarta, Selasa (10/10).

Hal itu menurut dia melengkapi kesalahan teknis saat uji coba yang sempat down selama dua hari dan data partai politik (parpol) hilang.

Dia mengatakan pada Sabtu (6/10) dalam 5 menit bisa input 8.000 data namun pada Minggu (7/10) untuk mengunggah 800 data saja membutuhkan waktu 15 menit.

"Alasan KPU ketika server down yaitu pemeliharaan, padahal maintenance seharusnya diumumkan sehari sebelumnya bukan tiba-tiba dan diketahui ketika parpol protes," ujarnya.

Baca juga:
Pendaftaran ditutup, KPU umumkan parpol peserta pemilu pada Februari 2018
Jelang deadline, baru 11 parpol yang lengkapi berkas pendaftaran
Jika parpol tak lengkap berkas, Bawaslu diminta beri rekomendasi pembatalan ke KPU
Tjahjo minta KPU tak halangi partai mendaftar untuk Pemilu 2019
14 Parpol lolos pendaftaran KPU, ini daftarnya

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.