LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK terima ratusan aduan dugaan korupsi di Jatim

Sejak tahun 2015 hingga 2018 KPK telah menerima aduan dari Jatim sebanyak 1.790 aduan, tapi belum tentu kasus korupsi. Setelah diverifikasi menjadi 345 aduan yang sudah ditelaah. Dan bila ditemukan penyelewengan penyelenggaraan negara maka segera ditangani KPK.

2018-03-07 22:10:22
KPK
Advertisement

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode Muhammad Syarif mengatakan, modus korupsi saat ini terbanyak berupa pengadaan barang dan jasa, karena sering dilakukan mark up atau menaikkan anggaran.

"Ke depan, diharapkan terdapat Unit Layanan Pengadaan (ULP) yang mandiri dan profesional," ujar Laode di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Rabu (7/3).

Menurut dia, khusus di Jatim telah terlihat secara infrastruktur jauh lebih siap di banding provinsi lain di Indonesia.

Advertisement

Terkait pemberantasan tindak pidana korupsi yang dilakukan KPK, kata dia, terdiri dari serangkaian tindakan mulai koordinasi, supervisi, monitoring, pencegahan, penyelidikan, penyidikan dan penuntutan.

"Namun yang selama ini dilihat masyarakat hanya pada ranah penindakan. Salah satu fungsi yang tidak nyaman adalah penindakan, padahal ini hanya 20 persen dari rangkaian pekerjaan KPK," ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan catatannya sejak tahun 2015 hingga 2018 KPK telah menerima aduan dari Jatim sebanyak 1.790 aduan, tapi belum tentu kasus korupsi dan dianggap pelapor sebagai tindak pidana korupsi.

Advertisement

Setelah diverifikasi, menjadi 345 aduan yang sudah ditelaah dan bila ditemukan penyelewengan penyelenggaraan negara maka segera ditangani KPK, tapi jika tidak maka kasus diserahkan ke Polda dan Kejaksaan Tinggi.

"Bayangkan, bila dari 345 aduan yang benar 10 persen saja maka ini sudah tidak nyaman. Karena korupsi tidak pernah hanya dilakukan hanya oleh satu orang," katanya.

Pada kesempatan sama, dia berharap penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terus dilakukan karena menjadi tim pengawas pertama yang bertugas mengingatkan bila terjadi ketidakberesan.

"Petugas APIP harus tegas, karena kalau tugas APIP sesuai, Insya Allah tidak akan timbul masalah dengan BPKP maupun KPK," katanya. Dikutip dari Antara.

Baca juga:
Soekarwo ungkap 5 area rawan korupsi di Jatim
Soal penghentian kasus korupsi, KPK tetap mengacu pada undang-undang
Bekali pencegahan korupsi, KPK akan panggil empat Cagub Jabar
Korupsi pajak galian C, eks bendahara Dispenda Batu Bara ditahan
Panitera pengganti PT Manado bingung terdakwa korupsi TPAPD tidak ditahan
Polisi duga ada korupsi di pembangunan underpass Bandara Soekarno Hatta

(mdk/cob)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.