LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK buka 9 kantor regional, tapi fisiknya tak akan terlihat

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif mengatakan, lembaganya akan membuka sembilan kantor regional di beberapa daerah Indonesia. Hanya, fisik kantor tersebut tidak akan terlihat.

2018-10-22 19:08:41
KPK
Advertisement

Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Laode Muhammad Syarif mengatakan, lembaganya akan membuka sembilan kantor regional di beberapa daerah Indonesia. Hanya, fisik kantor tersebut tidak akan terlihat.

"Ada sembilan kantor regional akan dibuka. Sekarang belum ada fisiknya, tetapi pejabatnya sudah ada di KPK. Mudah-mudahan Makassar kebagian satu kantor wilayah. Tapi mungkin saja kantornya tidak kelihatan," kata Laode Syarif saat beri kata sambutan dalam acara rapat koordinasi pimpinan daerah dalam rangka penyelenggaraan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Prima di daerah tahun 2018 di Hotel Rinra, Makassar, Senin, (22/10).

Tetapi, wakil ketua KPK ini mengingatkan, rencana tersebut jangan membuat kepala daerah takut, karena sebenarnya KPK adalah kantor yang paling banyak mengerjakan upaya-upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

Advertisement

Mengapa kantor regional itu harus tidak kelihatan, kata Laode, alasannya ada beberapa hal. Yang pertama adalah untuk keselamatan orang-orang KPK. Lalu alasan kedua adalah bahwa orang yang bekerja di KPK itu manusia biasa juga dan akan banyak berkenalan di mana-mana dan jauh dari Jakarta, hal inilah yang harus dijaga.

"Kalau di kantor, saya pikir saya bisa jamin, tapi tidak bisa juga jamin 100 persen, hanya Tuhan yang bisa menjamin, tapi saya yakin dengan integritas mereka semua. Tapi kalau jauh dari Jakarta dan mereka banyak berkenalan banyak orang di mana-mana, ini yang perlu dijaga. Oleh karena itu terus terang Presiden dan Menkeu tidak mau kita buat kantor regional yang kelihatan seperti itu. Itu salah satu alasannya mengapa mungkin kantornya tidak kelihatan tetapi akan selalu ada bersama bapak-bapak, ibu-ibu untuk saling bekerja sama," kata Laode Syarif.

Dengan nada bercanda, Laode Syarif mengingatkan, tugas KPK sebenarnya banyak, tapi sayangnya yang paling banyak disukai orang atau yang paling sidukai wartawan itu adalah penyelidikan, penyidikan dan penuntutan.

Advertisement

"Padahal kami punya tugas koordinasi, supervisi makanya kami ada di sini. Juga kami ada fungsi monitoring dan pencegahan. Tetapi sayangnya yang sering kali ada di media koran, TV, radio, grup WA adalah isu penindakan padahal orang yang urus penindakan di KPK itu yang paling sedikit. Penyelidik, penyidik dan penuntut KPK itu sekitar 300 orang, jadi tidak banyak," pungkasnya.

Baca juga:
Polda Metro periksa penyidik KPK, terkait kasus apa?
Jadi tersangka kasus Meikarta, Neneng Hasanah minta maaf ke warga Bekasi
Ekspresi mantan Presiden Komisaris Lippo Group Eddy Sindoro usai diperiksa KPK
Sidang suap dana otsus, Steffy Burase ungkap sumber dana Aceh Marathon
Bupati Bekasi jalani pemeriksaan perdana pascaditahan
KPK periksa Wawan dan Fuad Amin terkait kasus Lapas Sukamiskin

(mdk/rnd)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.