LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK akan temui Kapolri bahas pernyataan Novel Baswedan

Laode menuturkan, salah satu hal yang akan dibahas dalam pertemuan itu mengenai pernyataan Novel kepada TIME beberapa hari lalu. Dalam keterangannya, Novel menyebut ada pejabat polisi yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras kepada dirinya.

2017-06-15 13:59:17
KPK
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi mengaku akan mengadakan pertemuan dengan Polri terkait masalah yang dialami penyidik senior KPK Novel Baswedan. Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif mengatakan, pertemuan itu akan berlangsung pada Senin atau Selasa pekan depan di tempat yang belum ditentukan.

Laode menuturkan, salah satu hal yang akan dibahas dalam pertemuan itu mengenai pernyataan Novel kepada TIME beberapa hari lalu. Dalam keterangannya, Novel menyebut ada pejabat polisi yang terlibat dalam kasus penyiraman air keras kepada dirinya.

"Kami belum mendapatkan informasi detail tentang itu (pernyataan Novel kepada TIME). Tetapi komunikasi antara Mabes Polri dan KPK telah berlangsung dengan baik, dan akan ada pertemuan antara Kapolri dengan pimpinan KPK," katanya di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/6).

Dia mengungkapkan, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai hal tersebut. Laode hanya memberikan bocoran bahwa pertemuan nanti akan berlangsung di gedung KPK atau di Mabes Polri.

Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan mengungkapkan permasalahannya dalam sebuah wawancara dengan TIME yang terpublikasi pada Selasa (13/6). Novel mengatakan, ada pejabat polisi tingkat tinggi yang menginginkan dirinya menghentikan sebuah kasus besar.

"Saya sebenarnya telah menerima informasi bahwa seorang pejabat kepolisian—level tinggi dari jajaran kepolisian—terlibat (dalam kasus penyiraman air keras). Awalnya, saya kira itu informasi yang bisa jadi salah. Namun, kini sudah dua bulan lamanya dan kasus saya tak juga menemukan titik terang. Saya katakan (kepada orang yang memberikan informasi itu), rasanya informasi itu bisa saja benar," kata Novel seperti ditulis TIME.

Mengenai hal tersebut, sebelumnya Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengimbau Novel Baswedan agar segera menyampaikan informasi itu ke kepolisian. Setyo mengatakan, dari pada mengungkapkan di media, Novel lebih baik membuat pernyataan dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

"Kalau keterangannya itu ingin menjadi satu keterangan yang berharga silakan dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Kalau keterangan itu disampaikan kepada media kan tidak bisa dijadikan pro yustisia," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (14/6) kemarin.

Baca juga:
Disiram air keras, Novel dapat info jenderal polisi terlibat
Mabes Polri back-up Polda Metro agar kasus Novel cepat terungkap
Mabes Polri sayangkan tudingan Novel sebut ada pejabatnya terlibat
Babak baru kasus penyiraman air keras Novel Baswedan
Polisi pertanyakan bukti keterlibatan jenderal dalam kasus Novel
DPR sarankan Novel buka pejabat Polri yang terlibat kasusnya

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.