LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

KPK akan periksa Dirut PLN Sofyan Basir terkait kasus suap PLTU Riau-1

Febri mengatakan, pemeriksaan terhadap Sofyan Basir untuk mendalami skema kerjasama dalam proyek senilai USD 900 ribu tersebut.

2018-07-20 00:01:52
Suap Proyek PLTU Riau
Advertisement

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara (Dirut PLN) Sofyan Basir pada Jumat 20 Juli 2018. Sofyan akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap PLTU Riau-1 di Riau.

"Jumat, 20 Juli 2018 diagendakan pemeriksaan terhadap Sofyan Basir, Dirut PLN sebagai saksi dalam kasus dugaan suap terkait pembangunan PLTU Riau-1," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (19/7/2018).

Febri mengatakan, pemeriksaan terhadap Sofyan Basir untuk mendalami skema kerjasama dalam proyek senilai USD 900 ribu tersebut.

Advertisement

"Peran PLN dalam skema kerjasama di Riau-1 menjadi salah satu hal yang perlu didalami penyidik setelah penggeledahan dilakukan di rumah dan kantor yang bersangkutan sebelumnya," kata Febri.

Sebelumnya, pada Minggu 15 Juli 2018, KPK menggeledah kediaman Sofyan Basir, dari penggeledahan tersebut KPK menyita CCTV dan sejumlah dokumen yang diduga terkait kasus suap PLTU Riau-1.

Sehari setelah menggeledah kediaman Sofyan Basir, penyidik KPK pada Senin 16 Juli 2018 menggeledah kantor Sofyan Basir. Dari penggeledahan itu KPK menemukan dokumen penunjukan PT Blackgold Natural Resources Limited sebagai perusahaan yang mengerjakan PLTU Riau-1.

Advertisement

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dan pengusaha Johanes B Kotjo selaku pemilik Blackgold Naural Resources Limited sebagai tersangka. Eni diduga menerima suap sebesar Rp 4,8 miliar dari Johanes secara bertahap.

Proyek PLTU Riau-I sendiri masuk dalam proyek 35 ribu Megawatt yang rencananya bakal digarap Blackgold, PT Samantaka Batubara, PT Pembangkit Jawa-Bali, PT PLN Batubara dan China Huadian Engineering Co. Ltd

Baca juga:
Idrus Marham akui kenal dengan tersangka suap PLTU Riau-1
Terkait suap PLTU Riau 1, KPK periksa Mensos Idrus Marham sebagai saksi
Periksa Idrus Marham, penyidik dalami pertemuan dengan tersangka suap PLTU Riau-1
Dirut PJB dicecar soal kontrak kerja sama pengadaan listrik di PLTU Riau-1
KPK periksa Dirut PJB Investasi terkait kasus suap PLTU Riau 1

(mdk/ded)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.