LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Korban Tersambar Petir di Jembrana Bertambah Jadi 10 Orang

Sepuluh korban tersambar petir tersebut satu di antaranya laki-laki. Sedangkan sembilan korban lainnya perempuan. Seluruh korban merupakan warga dua banjar di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, yakni dari Banjar Wali dan Banjar Kaleran.

2019-04-05 16:34:39
Tersambar Petir
Advertisement

Jumlah warga yang tersambar petir dari hasil pendataan di Pukesmas Mendoyo, Jembrana, Bali, sebanyak sepuluh orang. Seluruhnya adalah buruh tani yang lagi memotong padi di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali.

Sepuluh korban tersambar petir tersebut satu di antaranya laki-laki. Sedangkan sembilan korban lainnya perempuan. Seluruh korban merupakan warga dua banjar di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, yakni dari Banjar Wali dan Banjar Kaleran.

Dari sepuluh korban tersambar petir, dua orang di antaranya meninggal dunia. Masing-masing, Niluh Niarti (50) dan Niluh Mi (41), dua-duanya asal Banjar Wali, Desa Yehembang, Mendoyo.

Advertisement

Tiga orang korban lainnya mengalami luka berat dan harus di rujuk ke RSUD Negara untuk perawatan itensif. Sedangkan sisanya dirawat inap di Pukesmas Mendoyo.

Perbekel Yehembang Made Semadi dikonfirmasi tadi sore di Pukesmas Mendoyo, Jumat (5/4) sore membenarkan, ada sepuluh orang warganya menjadi korban tersambar petir. Dua orang diantarannya meninggal dunia, tiga luka berat dan dirawat di RSUD Negara dan sisanya luka ringgan di rawat di Pukesmas Mendoyo.

Menurut Semadi, kejadian naas yang menimpa warganya itu terjadi Jumat (5/4) siang di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo. Saat itu, para korban sedang beristirahat di dalam gubuk di tengah sawah saat memanen padi. Kebetulan saat itu hujan deras disertai petir dan tiba-tiba petir menyambar gubuk yang mereka tempati.

Advertisement

"Sebenarnya warga kami yang memanen padi saat itu 12 orang. Saat hujan 10 orang berteduh dalam satu gubuk dan tersambar petir. Sedangkan dua orang lainnya berteduh di gubuk lainnya sehingga keduanya selamat," ucapnya, Jumat (5/4).

Semadi juga menjelaskan, bahwa para korban memotong padi mulai tadi pagi di sawah milik Dewa Kade Jember (54), warga Banjar Wali, Desa Yehembang seluas 30 are yang berlokasi di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Mendoyo.

Pemilik sawah menurutnya juga turut menjadi korban dengan kondisi luka berat dan harus dirujuk ke RSUD Negara.

"Kami sangat prihatin dengan musibah yang menimpa warga kami dan kami menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban yang meninggal," tutupnya.

Baca juga:
Lagi Panen Padi Saat Hujan Deras, Dua Wanita di Jembrana Tewas Tersambar Petir
Sedang Istirahat di Gubuk Kebunnya, Sarno Tersambar Petir Hingga Tewas
Petani di Karawang Tewas Tersambar Petir Saat Menanam Padi
Gembala sapi di Ogan Ilir tewas disambar petir
Petani di Kabupaten Bone dan Gowa Tewas Disambar Petir di Sawah
Asyik Memancing di Pantai Bantul, Mujihadin Nyaris Tewas Tersambar Petir
Duduk di Tanah Lapang, Kakak Adik Tewas Tersambar Petir

(mdk/gil)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.