Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Petani di Kabupaten Bone dan Gowa Tewas Disambar Petir di Sawah

Petani di Kabupaten Bone dan Gowa Tewas Disambar Petir di Sawah Petani tewas tersambar petir. ©Dok. Polsek Bajeng

Merdeka.com - Petani di Kabupaten Bone dan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tewas disambar petir di areal persawahan dalam kondisi hujan deras, Jumat (30/11). Keduanya masing-masing Sugardi Palelleri (41), warga Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone.

Satu korban lagi, Rusdi Syafar, (25), warga Desa Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa.

Kapolsek Sibulue, AKP Umar menjelaskan, kejadian yang menimpa Sugardi itu, Jumat, (30/11) sore, saat tengah membajak sawahnya dengan menggunakan mobil traktor.

"Tiba-tiba korban disambar petir. Karena lokasi sawahnya di pinggir jalan, kejadian itu langsung terlihat warga yang ada di rumah. Korban kemudian dievakuasi," kata Umar.

Akibat sambaran petir itu, korban Sugardi alami luka bakar di bagian telinga dan mengeluarkan darah. Dada juga luka bakar dan lebam. Korban meninggal di tempat.

Peristiwa serupa juga terjadi di Kabupaten Gowa. Kapolsek Bajeng, AKP Hasan Fadly mengatakan, warga Desa Gentungan, Kecamatan Bajeng Barat, Kabupaten Gowa bernama Rusdi Syafar, (25) tewas tersambar petir di atas lahan sawahnya, Jumat (30/11) petang.

Rusdi Syafar berada di sawah dalam kondisi hujan deras karena bermaksud mengambil mesin air yang ada di sawah. Setelah satu jam berlalu, Rusdi belum juga kembali kerumah.

"Akhirnya orang tua korban mencari ke sawah dan menemukan korban sudah tergeletak di samping mesin air dan saat itu juga orang tua korban membawa korban ke puskesmas Gentungang namun dari pihak puskesmas menyatakan korban sudah meninggal dunia," kata AKP Hasan Fadly seraya menambahkan, luka bakar yang dialami korban itu di bagian leher, dada dan perut.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP