Korban penembakan polisi Lubuklinggau akan dimakamkan di Bengkulu
Korban penembakan polisi Lubuklinggau akan dimakamkan di Bengkulu. Jenazah Indra telah dibawa ke kampung sekitar pukul 07.30 WIB. Jarak tempuh dari Palembang sekitar sembilan jam melalui jalur darat. Di kampung ini juga telah dimakamkan satu korban sebelumnya bernama Surini (54) yang tewas di lokasi kejadian.
Kabar duka atas meninggalnya Indra (35) saat menjalani perawatan di ruang GICU Rumah Sakit Dr Muhammad Hoesin (RSMH) Palembang, telah diterima keluarga di kampung. Indra merupakan salah satu korban penembakan yang dilakukan polisi Lubuklinggau Brigadir K, Selasa (18/4).
Salah satu keluarga, Ujang mengatakan, jenazah Indra telah dibawa ke kampung sekitar pukul 07.30 WIB. Korban meninggal dunia dua jam sebelumnya atau sekitar pukul 05.30 WIB.
"Sudah dapat kabar, sekarang jenazah masih dalam perjalanan dari Palembang," ungkap Ujang saat dihubungi merdeka.com, Senin (24/4).
Rencananya, jenazah akan dikebumikan di kampungnya di Desa Belitar Curup, Kecamatan Sindang Kelingi, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Jarak tempuh dari Palembang sekitar sembilan jam melalui jalur darat. Di kampung ini juga telah dimakamkan satu korban sebelumnya bernama Surini (54) yang tewas di lokasi kejadian.
"Keluarga mau rembukan dulu. Tapi kemungkinan langsung dimakamkan hari ini juga," ujarnya.
Sementara itu, Humas RSMH Palembang, Hidayati mengatakan, jenazah sebelumnya dievakuasi ke kamar jenazah dan akhirnya dibawa pihak keluarga menggunakan mobil ambulance.
"Ya, jenazah sudah dibawa pulang pukul 07.30 WIB melalui kamar jenazah," pungkasnya.
Sekadar mengingatkan, kejadian bermula saat polisi menggelar razia di jalan raya, Selasa (18/4) sekitar pukul 11.00 WIB. Tiba-tiba, datang mobil Honda City dengan kecepatan cukup kencang.
Begitu dihentikan, mobil tersebut tetap melaju dan menabrak seorang polisi. Beruntung, polisi tersebut tidak mengalami luka serius. Bahkan, warga yang ada di pinggir jalan juga nyaris tertabrak. Mobil mewah itu dikejar polisi namun tak berhasil. Petugas pun melepaskan tembakan ke arah mobil sehingga mengenai seorang penumpang hingga tewas. Beberapa kaca mobil itu pecah terkena peluru.
Para korban terdiri dari Surini (54), yang tewas di tempat dengan tiga luka tembakan di dada. Sementara empat korban lain kritis, masing-masing anak korban Surini, Dewi (35) tertembak di bahu, Indra (33) tertembak di leher, Novianti (30) dan bocah Genta (2) terkena tembakan di kepala, dan Diki (30) yang merupakan sopir mobil sekaligus anak angkat korban Surini terluka di perut akibat peluru polisi.
Baca juga:
Sempat dirawat di ICU, 1 korban penembakan polisi Lubuklinggau tewas
Brigadir K jadi tersangka penembakan sekeluarga di Lubuklinggau
Polri dalih tak ada perlakuan khusus ke Brigadir K saat rekonstruksi
Polisi dalami asal usul mobil Honda City yang ditembaki Brigadir K
DPR akan awasi proses hukum polisi penembak 1 keluarga di Honda City
Aksi brutal Brigadir K tembaki sedan berisi keluarga di Lubuklinggau
Polisi tembaki mobil saat razia, Fahri bilang kayak zaman kegelapan