LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA
  2. REGIONAL

Korban Pelecehan Dosen Modus Zikir Kelamin Bertambah jadi 22, Semuanya Mahasiswa Laki-Laki

Ritual Zikir Zakar dilakukan dosen berinisial RL di Mataram, Lombok, NTB.

Rabu, 01 Jan 2025 11:25:00
mataram
Ilustrasi korban pelecehan seksual pada anak. Sumber: Istimewa (© 2025 Liputan6.com)
Advertisement

Jumlah korban pelecehan seksual dengan modus ritual zikir kelamin yang dilakukan dosen berinisial RL di Mataram, Lombok, NTB, bertambah jadi 22 orang. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Koalisi Stop Pelecehan Seksual, Joko Jumadi.

Para korban, kata Joko,berstatus mahasiswa pria.

"Kami sudah mendapatkan informasi mengenai jumlah korban yang mencapai 12 orang, sementara dari sumber internal kampus kami menerima informasi tentang 10 orang, sehingga totalnya menjadi 22 orang," jelas Joko pada Selasa (31/12/2024).

Modus operandi yang digunakan oleh dosen tersebut untuk menarik perhatian korban adalah melalui pendekatan dalam acara kajian keagamaan, sambil mengamati mahasiswa yang memiliki latar belakang buruk.

Advertisement

Setelah berhasil menguasai korban, dosen itu kemudian memerintahkan mereka untuk bertobat dan melakukan pelecehan seksual dengan cara memegang kemaluan korban sambil berzikir, yang dikenal dengan istilah zikir zakar.

"Syukurlah, tidak ada mahasiswa yang disodomi, hanya mengalami pelecehan dengan dalih ritual agama. Selain itu, tidak ada korban yang berusia di bawah umur," tambah Joko. Ia juga menyampaikan bahwa akibat tindakan tersebut, dosen itu telah dipecat dari tiga institusi pendidikan tempat dia mengajar, yang terdiri dari satu perguruan tinggi negeri dan dua perguruan tinggi swasta.

Advertisement

Polisi bertugas menjaga keamanan masyarakat

Saat ini, pihak kepolisian masih melanjutkan penyelidikan terkait kasus dugaan pelecehan yang melibatkan seorang dosen. Mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor yang merupakan korban dan juga seorang alumni.

Menurut keterangan yang diberikan oleh korban, RL juga diduga telah melecehkan dua temannya. Apabila kedua teman korban tidak dapat hadir untuk memberikan keterangan, pihak kepolisian akan mencari bukti lain untuk memenuhi unsur pelecehan seksual.

Salah satu langkah yang akan diambil adalah mengekstrak handphone korban guna melihat percakapan yang dapat mengindikasikan adanya pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum dosen tersebut.

“Makanya kita tunggu informasi itu (keterangan dua teman korban) untuk menguatkan bahwa pelaku tidak sekali melakukan perbuatannya,” kata Direskrimmum Polda NTB, Kombes Pol Syarif Hidayat.

Advertisement

“Kami butuh informasi sebanyak mungkin. Selain keterangan korban sebagai pelapor, (alat bukti lain) kami lagi dalami,” tambah Syarif. Dengan demikian, pihak kepolisian berusaha memastikan bahwa semua bukti yang ada dapat mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

Berita Terbaru
  • Wali Kota London Sadiq Khan Naik Haji, Ceritakan Momen Spiritual di Tanah Suci
  • Realisasi Belanja APBN NTT Tembus Rp10,21 Triliun per April 2026, Dorong Ekonomi Daerah
  • Polres Metro Bekasi Sita Ribuan Obat Keras Ilegal, Dua Pengedar Diamankan di Bekasi
  • Pemerintah Dorong Keterlibatan UMKM dalam Ekosistem EV Nasional untuk Perkuat Industri
  • MUI Tegaskan Sapi Qurban Banpres APBN Sah Syariat dan Konstitusi, Luruskan Polemik
  • berita update
  • dosen cabul
  • konten ai
  • mataram
  • modus ritual zikir zakar
  • pelecehan seksual
Artikel ini ditulis oleh
Editor LIa Harahap
H
Reporter Hans Bahanan, Ahmad Apriyono
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.