LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Koperasi sarden tilep Rp 390 M uang nasabah

Jumlah nasabah PT Gradasi Anak Negeri, lanjut Rikwanto, mencapai 21 ribu orang yang berada di Tangerang dan sekitarnya.

2012-06-07 13:57:49
Penipuan
Advertisement

Setelah dihebohkan dengan penipuan berkedok koperasi, kini modus serupa kembali terungkap. PT Gradasi Anak Negeri yang berlokasi di Kota Tangerang, sebuah perusahaan berkedok koperasi menggelapkan dana nasabahnya hingga Rp 390 miliar.

Modus koperasi abal-abal ini dengan sistem binary (jaringan), yaitu orang yang di atas (upline) mengajak anggota baru (downline) untuk mendapatkan bonus dari perusahaan.

"Jadi untuk sistem kerja PT Gradasi Anak Negeri yang dalam hal ini berbentuk koperasi atau cenderung ke MLM. Apabila seseorang memasukkan uang sebagai investor sebesar Rp 5 juta, seminggu akan mendapatkan 10 persen dari modal, kemudian setiap minggunya akan mendapatkan lagi bonus sebesar 10 persen hingga 52 minggu," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Kamis (7/6).

Lebih lanjut, Rikwanto menjelaskan menurut keterangan para saksi, produk dari investasi perusahaan ini ialah berupa makanan kaleng Sarden Kiku. "Namun, hingga kini belum ditemukan produk tersebut," lanjut Rikwanto.

Untuk penanaman modal ditransfer ke rekening milik Hendra Gunawan selaku Komisaris Perusahaan atau bisa juga ke rekening Ilham Hidayat selaku Direktur.

Awal beroperasi, seperti tidak ada kejanggalan dalam badan usaha ini, namun pada sekitar bulan April atau Mei 2012 bonus yang dijanjikan kepada para nasabah mulai macet.

"Nasabah tidak lagi mendapatkan jadwal penerimaan bonus yang biasa diberikan. Bahkan, Carini salah satu investor yang mendapatkan bonus sebesar Rp 60 juta diberikan berupa cek, namun ketika akan dicairkan cek tersebut ternyata kosong," papar Rikwanto.

Jumlah nasabah PT Gradasi Anak Negeri, lanjut Rikwanto, mencapai 21 ribu orang yang berada di Tangerang dan sekitarnya. Dan untuk kerugian ditaksir sebesar Rp 390 miliar.(mdk/hhw)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.