Kongres ditambah 3 hari, HMI butuh dana Rp 1 miliar
HMI meminta DPRD Riau segera gelontorkan dana hibah Rp 3 miliar.
Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) diperpanjang hingga 28 November 2015, atau tambah tiga hari. Perpanjangan itu membuat HMI butuh tambahan dana. Diperkirakan dana tambahan itu mencapai Rp 1 miliar.
"Rp 200 juta sampai Rp 300 juta per hari. Kalau diperpanjang sampai 3 hari, berarti sekitar Rp 1 miliar yang dipakai," kata Ketua Steering Commitee (SC) Amal Sakti dalam konferensi pers di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) di Pekanbaru, Riau, Kamis (26/11).
Tambahan dana itu terhitung dari pembayaran gedung, pembiayaan hotel, konsumsi maupun transportasi. Maka dari itu, HMI membutuhkan dana tambahan untuk melancarkan kegiatan kongres.
HMI mengaku selama ini masih menombok membayar semua penyelenggaraan kongres. Sebab, dana sebesar Rp 3 miliar yang dijanjikan DPRD Riau dari APBD tak kunjung cair. Sejauh ini, dana menanggung pelbagai kesiapan telah ditanggung terlebih dahulu para senior HMI.
"Rp 3 miliar itu sampai sekarang anggaran belum cair. Kami pakai dana pinjaman dari alumni dan pinjaman dari beberapa pihak," ujarnya.
Amal sesumbar, pihak bakal mengembalikan dana Rp 3 miliar dari APBD Riau bila terdapat sisa. Untuk itu, pihaknya berharap anggaran itu segera dicairkan.
"Kalau dana itu tidak terpakai semua dan masih ada sisanya, maka kami akan kembalikan ke masyarakat Riau," terangnya.
Baca juga:
Pelaksanaan Kongres HMI diperpanjang sampai 28 November
Sempat ricuh, ratusan kader HMI gelar diskusi di halaman kongres
Penjualan Sekretariat PB HMI di Jakarta dipersoalkan di kongres
HMI libatkan akuntan publik audit keuangan kongres di Pekanbaru
Ini visi misi 23 kandidat calon Ketum HMI