LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komunisme, apa kabar kini?

Marx menilai agama digunakan oleh kelas kapitalis untuk kepentingan mereka. Ini yang membuat komunis seolah tak beragama

2014-02-22 05:42:09
Komunisme
Advertisement

Inilah paham yang selalu menjadi pergunjingan lantaran pemikirannya dianggap bertentangan khususnya dari segi agama. Ya, komunisme. 166 tahun setelah paham itu pertama kali dimunculkan, apa kabarnya kini?

Pemikiran ini dilahirkan tanggal 21 Februari 1848 oleh Karl Marx, seorang filsuf sekaligus pakar ekonomi dan politik. Paham komunis memang selalu dikaitkan dengan atheis. Hal ini didasarkan pada kritik Marx terhadap agama yakni 'agama adalah candu bagi masyarakat.'

Kritikan itu dikeluarkan Marx terhadap agama Kristen yang saat itu mendoktrin umatnya pada etika ketertundukan.

Padahal, sikap tunduk pasrah tersebut sangat menguntungkan kaum kapitalis yang menguasai sendi-sendi perekonomian kala itu. Karena itu, Marx menilai agama digunakan oleh kelas kapitalis untuk kepentingan mereka.

Lantas, bagaimana nasib paham komunisme saat ini. Beberapa negara nyatanya masih memakainya, salah satunya China. Negara yang sedang moncer ini, melalui pahamnya nyatanya mampu bersaing dengan negara maju seperti Amerika Serikat. Sementara banyak yang telah bertumbangan.

Khusus di Indonesia, pemikiran ini masih menjadi barang sensitif. Terlebih, kuatnya agama dan budaya di negara ini yang membuatnya kian antipati.

Menurut Guru Besar FISIP Universitas Negeri Solo, Totok Sarsito, komunisme menjadi sesuatu yang rentan karena mereka menganggap bahwa agama merupakan racun.

"Karena komunisme mengatakan bahwa agama adalah racun. Itu yang menjadi penyebab itu (komunis) sensitif (di Indonesia)," kata Totok kepada merdeka.com, Jumat (21/2).

Namun dirinya meyakini bahwa paham ini masih berjalan. Sebab, komunisme ini sudah menjadi barang ilmiah di dunia pendidikan. Tak tabu lagi dibahas.

"Kalau negara kita tak begitu nampak. Namun pemikiran-pemikiran tentang komunisme bisa saja. Hal itu dikarenakan di perguruan tinggi itu diajarkan juga. Sebab hal itu sebagai salah satu sisi ilmiah. salah satu cara menganalisa kehidupan manusia," jelasnya.

Tepat tanggal 21 Februari, paham ini merayakan hari jadinya. Untuk itu, merdeka.com akan membahas mengenai jejak dan perkembangan komunisme.

Baca juga:
Menjejaki asal muasal masuknya komunisme di Indonesia
Kisah runtuhnya komunisme di Eropa Timur
Dicap komunis, orang-orang berjasa ini lenyap dari buku sejarah
Mengapa komunisme masih jadi fobia di Indonesia?
Penggalian kuburan massal korban perang Rezim Stalin anti-Nazi

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.