LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komnas HAM didesak umumkan penyelidikan kasus \'65

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: "Bukan hanya masyarakat umum, tentara dan polisi ditahan tanpa proses pengadilan," ujar Tedi, salah satu perwira TNI AL.

2012-05-08 11:47:45
Komnas ham
Advertisement

Sejak 2008 hingga sekarang, Komnas HAM masih belum mengumumkan hasil penyelidikan projustisia tragedi 1965/1966. Padahal hasil tersebut ditunggu-tunggu oleh para korban tragedi kemanusiaan pada masa transisi Orde Lama ke Orde Baru itu.

"Kita desak untuk Komnas HAM memanfaatkan momentum penting ini untuk mengambil tindakan yang berarti untuk korban," kata Ketua Badan Pengurus Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Usman Hamid, dengan penuh semangat di kantor Komnas HAM, Selasa (8/5).

Usman mengatakan, KontraS sudah menuntut kejelasan tragedi tersebut sejak tahun 2005 hingga sekarang. Komnas HAM juga telah melakukan empat kali rapat paripurna untuk merumuskan keputusan terkait tragedi 65/66. Waktu yang lama ini mengakibatkan korban-korban pelanggaran HAM itu belum mendapat pembelaan dan masih terkatung-katung menunggu kepastian hukum.

"Alasan formil maupun materiil tidak boleh menjadi penghalang, korban peristiwa 65/66 berhak mendapat akses keadilan yang cepat dan setara," tambah Muhammad Daud Bereuh selaku staf divisi pemantauan impunitas KontraS.

Hal ini dipertegas oleh salah satu korban tragedi tersebut. "Bukan hanya masyarakat umum, tentara dan polisi ditahan tanpa proses pengadilan," ujar Tedi, salah satu perwira TNI AL yang ditahan pada tahun 1965/66.

Hari ini adalah hari terakhir paripurna. Namun KontraS menyesalkan tidak hadirnya Ketua Komnas HAM Ifdhal Kasim, justru di saat yang paling penting hari ini.(mdk/ren)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.