Komjen (Purn) Nanan ancam pecat pengendara moge arogan di jalan
Saya komit selalu, kalau tak ada suratnya silahkan ditilang," kata Nanan.
Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Komjen Pol (Purn) Nanan Sukarna menegaskan, pihaknya akan menindak tegas anggota motor gede (Moge) bila betul-betul melanggar lalu lintas secara pribadi. Baik itu tidak memiliki surat-surat atau menyebabkan terganggunya pengendara lain.
"Kalau ada oknum kita tindak tegas, karena merusak organisasi. Seorang oknum harus mempertanggungjawabkan. Saya komit selalu, kalau tak ada suratnya silahkan ditilang," kata Nanan di SCBD, Jakarta, Minggu (16/8).
Menurut Nanan, pihaknya tergabung dalam organisasi bikers-bikers yang di dalamnya ada Moge-Moge. Terdapat AD ART yang jelas dan tegas dalam organisasinya.
"Kita tindak tegas, pecat kalau menjelekkan organisasi," tegasnya.
Iring-iringan atau kegiatan konvoi pengendara Harley Davidson di Yogyakarta bertujuan untuk melakukan upacara dalam rangka peringatan HUT RI ke-70. Peringatan upacara sendiri dilaksanakan di Prambanan dan dilaksanakan pada pukul 3 sore.
Nanan menambahkan, kebanyakan pengendara Moge adalah pengusaha. Yang mana memiliki pendidikan dan kepribadian.
"Kita sudah komit untuk menyuarakan tertib lalu lintas. Jadi harus dilihat konteksnya, ini dikawal bukan hanya Moge, tetapi siapa saja iring-iringan konvoi yang melibatkan banyak orang, kepentingan publik," jelas Nanan.
"Makanya, kita minta kepolisian untuk ngawal, ribuan motor akan konvoi, nggak hanya moge, kalau mobil konvoi, ambulan dikawal polisi, konvoi jalan santai pasti didahulukan. Itu konteksnya," tutupnya.
Baca juga:
Ketum IMI: Konvoi Moge di Yogya sudah izin dan sesuai prosedur
Penghadang moge: Yogya tetap hidup tanpa event motor besar
Di AS, sudah biasa polisi tangkap pengendara moge nakal saat touring
Panitia akui ada Biker Moge senggol mobil warga Yogya lalu kabur
Peserta JBR langgar lalu lintas, Dinas Pariwista DIY yang minta maaf