'Komjen Budi tersangka, kejutan besar dan peringatan buat Jokowi'
Pengamat kepolisian, Bambang Widodo Umar, berharap dengan kasus ini, Jokowi introspeksi bagaimana memilih Kapolri.
Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar angkat bicara terkait status tersangka korupsi calon tunggal Kapolri, Komjen Budi Gunawan. Menurut Bambang semua itu kesalahan dari Presiden Jokowi.
"Ini kejutan besar, peringatan buat pak Jokowi," kata Bambang di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/1).
"Inilah akibat main terobos saja. Masih banyak calon yang lain kok," sambungnya dengan nada ketus.
Menurut Bambang, padahal pihaknya serta masyarakat dibantu media sudah mengingatkan Jokowi yang memilih Kalemdikpol Komjen Budi Gunawan jadi calon tunggal Kapolri. Tapi masukan itu kata Bambang seakan tidak berarti buat Jokowi.
"Ini buat pak Jokowi merupakan suatu introspeksi dalam bagaimana memilih pimpinan Polri. Kita sudah mengingatkan berkali-kali tetap seakan-seakan tidak ada artinya," kata dia.
Di sisi lain, sambungnya, dengan kasus ini tidak perlu dijadikan masalah buat Polri. Sebab selain Komjen Budi Gunawan masih ada calon lain yang terbaik.
"Polri dengan adanya hal ini tidak perlu dijadikan suatu problem yang berat atau apa. Polisi harus mencalonkan kadernya yang baik. Saya lihat di antara calon yang lima itu ada," tandasnya.
Baca juga:
Calon kapolri jadi tersangka KPK, Istana bungkam
Budi Gunawan tersangka, JK bergegas menuju Istana
Soal Budi Gunawan, PPP sebut komunikasi Jokowi dan KPK tak jalan
Komisi III tiba di rumah Budi Gunawan, tak peduli pengumuman KPK
Pulang ke rumah, Komjen Budi Gunawan disambut kerumunan wartawan
'Makin ribet kalau Budi Gunawan tersangka setelah jadi Kapolri'
Mahfud usul KPK juga tersangkakan calon menteri 'merah' lainnya