LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komjen Budi calon Kapolri,relawan artis buat surat terbuka ke Jokowi

Jika tak dibatalkan, relawan tersebut akan turun ke jalan.

2015-01-15 07:55:19
Budi Gunawan tersangka
Advertisement

Kontroversi pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri masih terus berlanjut. Banyak pihak yang mengkritisi Budi Gunawan, tambah lagi mantan ajudan Presiden kelima Megawati Soekarnoputri itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas dugaan transaksi mencurigakan dan rekening gendut.

DPR sendiri menyetujui pencalonan Budi Gunawan setelah dilakukan fit and proper test di Komisi III pada Rabu (14/1) kemarin. Rencananya hari ini, Kamis (15/1) ini DPR akan menggelar paripurna untuk mengesahkan pencalonan Budi Gunawan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menghormati baik proses hukum dan politik yang sedang berlangsung terkait Budi Gunawan.

Jokowi menjelaskan, dirinya melakukan pemilihan Kapolri berdasarkan rekomendasi dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Dia menambahkan, Kompolnas merekomendasikan sejumlah nama untuk dipilih sebagai Kapolri.

"Saya sampaikan bahwa tahapan proses telah dilalui pemerintah dari beberapa minggu lalu kemudian ada usul dari Kompolnas. Usulannya opsi pertama ada 9 perwira tinggi Polri, opsi 2 itu diusulkan 4 perwira tinggi. Setelah usulan ini saya memilih 1 yang kita pilih," ujar Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/1).

Jokowi menegaskan, pihaknya juga sudah mempertanyakan soal kabar rekening gendut milik Budi Gunawan. Dia menambahkan, Kompolnas menyebut soal rekening gendut sudah clear.

"Saya bertanya ada masalah mengenai rekening? saya tanya ke Kompolnas, saya juga dapat surat ini, surat klarifikasi mengenai rekening, di sini disampaikan penyelidikan itu transaksi wajar itu saya pegang," terang dia.

Dengan surat tersebut, Jokowi lantas mengirim nama Budi Gunawan ke DPR untuk di uji kepatutan dan kelayakan. Akan tetapi dalam prosesnya, Budi ditetapkan tersangka oleh KPK.

"Kemudian kita buat surat disampaikan ke dewan usulannya. Dalam proses ini, kemudian ada penetapan tersangka oleh KPK, kita menghormati, kita menghormati KPK, ada proses hukum di sini tetapi ini juga ada proses politik yang ada di dewan. Kita juga menghargai dewan saat itu. Saya masih menunggu paripurnanya kapan, setelah selesai itu nanti akan kita putuskan," pungkasnya.

Namun, meski Jokowi telah mengatakan demikian nyatanya kekecewaan juga datang dari para relawan. Salah satu relawan tersebut adalah Relawan Salam Dua Jari.

Relawan Salam Dua Jari adalah pendukung Jokowi saat Pilpres lalu yang ditengarai oleh Abdee Slank dan kalangan artis. Seperti yang kita ketahui mereka membuat konser saat Jokowi dilantik menjadi presiden dan masih banyak lagi sumbangsih relawan itu saat pilpres.

Sebagai bentuk kekecewaan mereka atas pencalonan Budi Gunawan, mereka melayangkan surat terbuka. Berikut isi surat tersebut seperti yang diterima merdeka.com, Kamis (15/1):


SURAT TERBUKA
UNTUK PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
JOKO WIDODO

Yang Terhormat Bapak Presiden,

Perkenankanlah kami, relawan yang selama ini mendukung Bapak Presiden untuk sebuah gerakan Revolusi Mental demi Indonesia yang lebih baik, menyampaikan suara hati kami sehubungan dengan disetujuinya pencalonan Komjen (Pol) Budi Gunawan sebagai Kepala Polisi Republik Indonesia oleh DPR RI.

Kami merasa gelisah karena pencalonan Budi Gunawan sebagai Kapolri telah menafikan penetapan yang bersangkutan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus dugaan korupsi.

Karena itu, kami meminta Bapak selaku penerima mandat rakyat agar mencabut/membatalkan pencalonan Komjen (Pol) sebagai Kapolri RI.

Kami sadar, pemilihan Kapolri merupakan hak prerogatif Bapak sebagai Presiden. Namun, kami juga berharap agar sosok Kapolri adalah sosok yang beintegritas dan punya rekam jejak yang baik.

Perlu kami ingatkan bahwa dukungan kami bukan merupakan cek kosong. Kami mendukung dan memilih Bapak, karena kami percaya Bapak akan memenuhi janji dalam hal pemberantasan korupsi dan penegakan hukum di Indonesia yang Bapak sampaikan ketika kampanye.

KPK telah menetapkan Budi Gunawan sebagai tersangka, kami himbau Bapak Presiden menghormati keputusan tersebut sebagai wujud janji bapak saat kampanye bahwa tidak akan memilih pejabat negara yang bermasalah dengan hukum.

Jika bapak tidak mencabut pencalonan Kapolri, melalui surat ini, kami sebagai relawan Konser Salam 2 Jari menyatakan akan turun ke jalan dan meminta KPK segera menuntaskan kasus pidana di balik rekening gendut.

Kami percaya bahwa Bapak Jokowi sebagai presiden pilihan kami akan mendengarkan dengan hati dan tidak semata hanya dengan telinga.

Kami gelisah, karena tidak mampu meyakinkan Bapak untuk menarik kembali pencalonan Komjen (Pol) Budi Gunawan. Namun, kami percaya, Bapak masih punya hati untuk mendengarkan suara kami.

Relawan Salam Dua Jari

Abdee Negara - Oppie Andaresta - Nia Dinata - Fifi Hadiyanto - Olga Lydia – Jflow - Catharina Widyasrini - Andre Opa Sumual - Adib Hidayat - Joko Anwar – Shafiq Pontoh - Ulin Yusron - Kadri Jimmo - Happy Salma - Indra Bekti - Salman Aristo - Dira Sugandi - Viddy Supit - Upi - Goenawan Moehammad - Agus Noor - Tompi - Sandyawan Sumardi - Alin Adita - Fadjroel Rachman - Glenn Fredly - Suwandi Ahmad - Ance Dewianti - Tosca Santoso

Selamat Pagi. Saat menghantarnya penuh Haru. Saat menegurnya penuh rasa malu.

Baca juga:
KPK tak takut usut rekening gendut Budi Gunawan meski jadi Kapolri
KPK uji komitmen Jokowi berantas korupsi dalam kasus Budi Gunawan
Kutip Pramoedya soal keberanian, Jokowi dibully
5 Cara Komjen Budi Gunawan yakinkan DPR jadi calon Kapolri
Seskab: Ada permintaan KPK untuk bertemu Presiden Jokowi
KPK sebut kasus mirip Budi Gunawan banyak dan pasti akan dibongkar
Loloskan Budi Gunawan, DPR lempar bola panas ke Jokowi

(mdk/eko)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.