Komisi V DPR bakal panggil kontraktor dan pengawas Tol Becakayu
Komisi V DPR bakal panggil kontraktor dan pengawas Tol Becakayu. Menurut Hamka, pihak kontraktor pengawas yang harus melakukan pengawasan terhadap sistem kerja. Maka itu dia minta pihak kontraktor pengawas menjelaskan apakah ada kesalahan dalam shift kerja.
Pascainsiden ambruknya tiang girder proyek Tol Becakayu di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Komisi V DPR RI akan memanggil pihak kontraktor dan kontraktor pengawas semua proyek infrastruktur. Komisi V meminta mereka menjelaskan prosedur kerja dan keselamatan. Agar peristiwa kecelakaan kerja pada proyek infrastruktur tidak kembali terjadi.
"Nanti dalam waktu singkat ini, saya panggil semua kontraktor dan pengawas untuk menjawabkan di mana letak masalahnya," ujar Anggota Komisi V Hamka B Kady saat meninjau ke lokasi, Selasa (20/2).
Menurut Hamka, pihak kontraktor pengawas yang harus melakukan pengawasan terhadap sistem kerja. Maka itu dia minta pihak kontraktor pengawas menjelaskan apakah ada kesalahan dalam shift kerja.
"Jangan dipaksakan lembur yang menyebabkan kelelahan tingkat tinggi itu pada malam hari. Kelelahan itulah yang menyebabkan lalainya seseorang, bukan kesalahan teknisnya lalai saja," ucapnya.
Anggota Fraksi Golkar ini setuju dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang melakukan moratorium semua proyek infrastruktur elevated. Komisi V juga menginstruksikan agar para kontraktor melakukan evaluasi.
"Kita juga menginstruksikan karena kejadian ini jangan ada pekerjaan lanjutan sebelum ketemu titik masalahnya. Kita evaluasi semua," kata Hamka.
Terkait sanksi sendiri, Komisi V menunggu siapa yang bertanggungjawab atas ambruk tiang proyek Tol Becakayu ini. "Kita lihat masalahnya nanti. Kita kembalikan ke aturan main siapa yang bertanggung jawab sepenuhnya," tandasnya.
Baca juga:
Insiden tol Becakayu, Waskita sebut bekisting pierhead merosot
Pascagirder tol Becakayu ambruk, Kementerian PUPR moratorium semua proyek elevated
Tiang girder tol Becakayu roboh, Waskita Karya minta maaf
Korban tiang Tol Becakayu ambruk 7 luka, polisi periksa manajer & PT Waskita
YLKI ibaratkan percepatan proyek infrastruktur seperti angkot kejar setoran