Tiang girder tol Becakayu roboh, Waskita Karya minta maaf
Merdeka.com - Tiang girder di proyek tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) ambruk pada Selasa (20/2) pukul 03.40 pagi. Tiang itu berada di Gardu Tol Kebon Nanas tepat di depan Institut Bisnis Nusantara, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Sekurangnya 7 orang pekerja menjadi korban.
PT Waskita Karya (Persero) Tbk, menyampaikan rasa empati kepada korban beserta keluarga sehubungan dengan kejadian pada proyek tol Becakayu tersebut. Atas kejadian ini, Waskita telah melakukan evakuasi terhadap 7 korban luka dan sudah dilakukan penanganan di RS UKI.
"Pihak manajemen sangat menyesal atas kejadian ini dan untuk penanganan terhadap korban telah dilakukan," Jelas Kepala Divisi III PT Waskita Karya Dono Parwoto melalui keterangan resminya, Selasa (20/2).
Dono pun meluruskan bahwa bukan tiang pancang atau tiang penyangga yang roboh seperti pemberitaan, tetapi bekisting pier head. Kejadian terjadi pada pukul 03.00 WIB pada saat dilakukan pengecoran pier head dengan kondisi beton masih basah dan bekisting merosot sehingga jatuh.
Waskita juga telah berkoordinasi dengan aparat dan pihak yg berwajib untuk menangani masalah ini. Saat ini sedang dilakukan investigasi secara internal maupun oleh pihak kepolisian untuk mendapatkan data dan informasi mengenai peristiwa tersebut dan diharapkan hasilnya sudah keluar dalam waktu 1x24 jam.
Sebagai informasi, Proyek Jalan Tol Becakayu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk mulai tahun 2014 dengan nilai kontrak Rp 7,23 triliun dan memiliki panjang ruas 11 km.
(mdk/azz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya