LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komisi IX DPR gelar rapat dengan IDI bahas kasus dokter Terawan

Komisi IX DPR hari ini (11/4) menggelar rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan beberapa organisasi kedokteran. Rapat itu membahas kasus dan metode Digital Substraction Angiogram (DSA) yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto untuk menyembuhkan penyakit stroke.

2018-04-11 13:45:10
Dokter Terawan
Advertisement

Komisi IX DPR hari ini (11/4) menggelar rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan beberapa organisasi kedokteran. Rapat itu membahas kasus dan metode Digital Substraction Angiogram (DSA) yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto untuk menyembuhkan penyakit stroke.

"Kami mengundang semua stakeholder. Kami ingin tahu apa inti masalah, langkah apa yang dilakukan dan kami meminta pemerintah bergerak. Sehingga tidak ada yang bertanya," kata Ketua Komisi IX Dede Yusuf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3).

Dede mengatakan, dalam rapat kali ini dokter Terawan tidak bisa hadir karena sedang berada di luar negeri. Sebab itu Komisi IX memulai dari sisi pemerintahan dan organisasi kedokteran terlebih dahulu.

Advertisement

"Makanya kita mulai dari pemerintah. Kita juga mengundang Health Technology Assessment (HTA). HTA adalah teknologi baru dunia medis yang perlu dikaji," ujarnya.

Melalui rapat ini, Dede berharap bisa menjembatani mediasi kasus dokter Terawan. Serta memberikan penjelasan yang terang pada masyarakat terkait polemik tindakan Dokter Terawan.

"Justru kita berharap RDP kali ini bisa menjelaskan agar tidak keluar ke masyarakat dengan sebuah tanda tanya. RDP ini fungsinya mediasi agar kita bisa mendapatkan sebuah jawaban dari pemerintah," tandasnya.

Advertisement

Dokter Terawan adalah dokter spesialis yang menggunakan metode 'cuci otak' untuk merawat pasien stroke. Sudah ribuan orang disembuhkan dengan metode ini. Atas tindakannya IDI memberikan sanksi pemecatan selama 12 bulan pemecatan dari Keanggotaan IDI.

Baca juga:
Kasad apresiasi IDI tunda sanksi Dokter Terawan
Ketua IDI sebut 'cuci otak' ala Terawan belum terverifikasi Kemenkes
IDI duga surat pemecatan Dokter Terawan sengaja dibocorkan
Gelar jumpa pers, IDI jelaskan kasus dokter Terawan
Putusan MKEK ditunda, IDI pastikan Dokter Terawan masih berstatus anggota
'Masa bodoh urusan akademik, kita ingin sembuh'

(mdk/bal)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.