Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

IDI duga surat pemecatan Dokter Terawan sengaja dibocorkan

IDI duga surat pemecatan Dokter Terawan sengaja dibocorkan Dokter Terawan. ©2018 Liputan6.com

Merdeka.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menunda putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia soal praktik pengobatan yang dipakai Dokter Terawan. Artinya, Dokter Terawan masih berstatus sebagai anggota sah IDI.

Terkait putusan MKEK, Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Profesor Ilham Oetama Marsis, menduga ada yang membocorkan. Dia menilai tindakan itu sebagai upaya membenturkan IDI dengan instansi lain dengan maksud khusus.

"Soal bocor ini unsur kesengajaan. Kalau kita simak dengan baik, kenapa bisa bocor kalau enggak ada tendensius," kata Marsis di Kantor IDI Jakarta, Senin (9/4/2018).

Menindaklanjuti dugaan itu, PB IDI menyiapkan tim investigasi internal untuk mencari penyebar surat bersifat rahasia tersebut. PB IDI juga meminta kepada semua pihak untuk bersifat dingin, dan tidak membesarkan masalah ini, terlebih membenturkan instansi kedokteran dengan Terawan yang notabene jenderal bintang dua TNI Angkatan Darat.

"Kita akan melacak yang membocorkan terutama yang kepada media, siapa jadi otak rencana ini, jadi ini masalah internal PB IDI dengan anggotanya dan bukan dengan mayor Jenderal TNI," jelas dia.

Akibat polemik ini, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyatakan menunda pelaksanaan rekomendasi putusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan dokter Terawan Agus Putranto.

MKEK diketahui merekomendasikan dokter yang juga kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) untuk dipecat sementara dan dicabut keanggotaannya dari IDI selama 12 bulan dari keanggotaan IDI sejak 26 Februari 2018-25 Februari 2019, akibat dugaan pelanggaran etik oleh Terawan.

Reporter: Ditto Radityo

Sumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP