Komisi I DPR Soroti Pelanggaran Prajurit TNI AL: Evaluasi Menyeluruh, Jangan ada Impunitas!
Sejumlah aksi kriminal dan pembunuhan melibatkan prajurit TNI Angkatan Laut (AL), terbaru adalah kasus kematian jurnalis Juwita di Banjarbaru.
Sejumlah aksi kriminal dan pembunuhan melibatkan prajurit TNI Angkatan Laut (AL), terbaru adalah kasus kematian jurnalis Juwita di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Anggota Komisi I DPR Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan transparan, termasuk mengungkap motif pembunuhan dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
"Saya meminta penyelidikan ini dilakukan secara intensif. Harus diungkap apa sebenarnya motif pembunuhan ini, apakah dilakukan sendiri atau ada kemungkinan pihak lain yang turut serta," kata Hasanuddin, Kamis (27/3).
TB Hasanuddin juga meminta Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) untuk memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Dia menyoroti bahwa dalam beberapa waktu terakhir, pelanggaran serius yang melibatkan prajurit TNI AL semakin sering terjadi, termasuk kasus-kasus pembunuhan.
"Ini sudah kesekian kalinya terjadi pelanggaran berat oleh oknum TNI AL. Saya harap ada evaluasi menyeluruh terhadap satuan, termasuk dalam pembinaan personel secara lebih intensif agar kasus-kasus serupa tidak terulang di masa depan," tegasnya.
Selain itu, dia juga meminta agar pelaku diberikan hukuman seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.
"Tidak boleh ada impunitas. Jika terbukti bersalah, pelaku harus dihukum seberat-beratnya agar memberikan efek jera, sekaligus menjaga nama baik institusi TNI AL," pungkasnya.
Sementara, Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L Ganap mengatakan, saat ini, pihaknya masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut dan masih melakukan penyidikan terhadap motif pelaku tega menghabisi nyawa korban.
Diketahui, jasad Juwita ditemukan di Jalan Gunung Kupang, Kabupaten Banjar, Sabtu (22/3) lalu. Awalnya, Juwita diduga mengalami kecelakaan tunggal.
Namun, dalam penyelidikan ditemukan sejumlah kejanggalan yang mengarah terhadap pembunuhan.