LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Komikus Jepang sindir Jokowi 'mengemis' soal kereta cepat

Komikus Jepang sindir Jokowi 'mengemis' soal kereta cepat. Digambarkan sosok 'Presiden Jokowi' mengemis sampai berlutut pada pemerintah Jepang meminta bantuan soal kereta cepat. Hiroshi juga menggambarkan masyarakat Jepang yang marah sampai melempari batu Indonesia yang mengemis.

2018-02-25 14:45:19
Presiden Jokowi
Advertisement

Dua strip komik hasil karya Onan Hiroshi viral di Indonesia. Komik itu menyindir sikap Indonesia, dalam hal ini digambarkan sebagai Presiden Jokowi soal pembangunan kereta cepat.

Awalnya Indonesia digambarkan setuju untuk bekerja sama dengan Jepang untuk pembangunan kereta cepat. Jepang bahkan sudah membuat rancang bangun dan analisa data soal proyek tersebut.

Namun setelah data didapat, Indonesia malah menandatangani kontrak dengan China. Alasannya harga yang ditawarkan lebih murah 50 persen.

Advertisement


Hari berganti, proyek kereta cepat Jakarta-Bandung itu tak kunjung rampung. Padahal sudah menjelang Pemilu 2019.

Advertisement

Indonesia pun kembali mendatangi Jepang. Digambarkan sosok 'Presiden Jokowi' mengemis sampai berlutut pada pemerintah Jepang meminta bantuan soal kereta cepat. Hiroshi juga menggambarkan masyarakat Jepang yang marah sampai melempari batu Indonesia yang mengemis.


Akun twitter Onan Hiroshi tak bisa diakses lagi Minggu (25/2). Namun gambar tersebut sudah terlanjur menyebar.

Politikus Partai Demokrat Khatibul Umam Wiranu menilai komik tersebut tidak etis. Hubungan diplomasi dan bilateral antara Indonesia dan Jepang merupakan hubungan antar dua negara, bukan antara peminta-minta dan pemberi.

"Karya Horashi yang juga mengilustrasikan Presiden Jokowi seperti seorang pengemis, juga tidak tepat. Ilustrasi Horashi berlebihan dan cenderung menekankan sisi dramanya," kata Khatibul dalam rilis yang dikirim ke redaksi merdeka.com.

Menurutnya wajar kartunis mengkritik soal kebijakan presiden atau suatu negara, tapi merendahkan hingga menggambarkan seorang presiden mengemis, itu tidak pantas.

"Materi kartun yang mengkritik proyek kereta api cepat di Indonesia yang tidak berjalan dengan baik itu saya setuju. Namun, bukan berarti harus digambarkan bahwa Presiden Jokowi bertekuk lutut di hadapan PM Jepang. Sebab ini bisa ditafsirkan melecehkan dan merendahkan martabat bangsa Indonesia," kata Khatibul.

Baca juga:
Presiden Jokowi: Indonesia jangan sampai seperti Afghanistan
Presiden Jokowi sebut pemerintah perlu saran dan wejangan dari ulama
Buka sholawat nusantara, Jokowi tuntun Ketua MUI Maruf Amin menuruni tangga
Ketua MUI bersyukur punya Presiden rajin ke majelis shalawat dan dekat dengan santri
Jokowi buka festival sholawat nusantara piala Presiden
PDIP mulai penjajakan koalisi, prioritaskan partai pendukung pemerintah

(mdk/ian)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.