KLB difteri, Dinkes Tangsel targetkan 470 anak & remaja divaksin
ORI difteri di Kota Tangsel dapat berjalan maksimal dengan didukung seluruh perangkat kesehatan yang ada dan peran serta masyarakat untuk menciptakan keluarga yang sehat.
Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menargetkan 470 ribu lebih anak dan remaja bisa mengikuti Outbreak Response Imunization (ORI) Difteri. Hal tersebut menyusul surat edaran Kementerian Kesehatan RI, Kota Tangsel juga zona Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri.
Namun Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Suhara Manulang, mengakui program ini sedikit terkendala karena bertepatan musim libur sekolah. Itu sebabnya, akan diintensifkan pada minggu-minggu ini.
"Ya kami fokus di sekolah-sekolah terlebih dahulu, dari TK, SD sampai SMA begitupun sekolah Madrasah," ucap dia.
Sementara anak prasekolah, pihaknya akan mengintensifkan pemberian vaksin di posyandu dan puskesmas yang ada di Kota Tangsel.
"Untuk pendaftaran imunisasi ini berlangsung setiap hari, dari pukul 07.00WIB sampai pukul 14.00 di seluruh Puskesmas dan Posyandu," katanya.
Suhara berharap, ORI difteri di Kota Tangsel dapat berjalan maksimal dengan didukung seluruh perangkat kesehatan yang ada dan peran serta masyarakat untuk menciptakan keluarga yang sehat.
"Tentu butuh dukungan semua pihak, agar anak-anak kita terhindar dari bahaya penyakit ini, tapi Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai aware dengan ini," lanjut dia.
Baca juga:
Pemprov Jabar imbau warga ikuti imunisasi ORI Difteri
Sepanjang 2017, sebaran difteri di Aceh capai 93 kasus, 4 pasien meninggal dunia
1 Pelajar di Sleman terindikasi difteri, Dinkes kerahkan tim surveilans
Dalam 5 tahun terakhir, tak ada laporan warga Solo terkena wabah difteri
Menkes jenguk pasien difteri
Antusiasme murid SDN 03 Karawaci ikuti imunisasi difteri
Gelar ORI difteri, Dinkes Kota Tangerang targetkan 618 ribu anak ikut vaksin