Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Gelar ORI difteri, Dinkes Kota Tangerang targetkan 618 ribu anak ikut vaksin

Gelar ORI difteri, Dinkes Kota Tangerang targetkan 618 ribu anak ikut vaksin Imunisasi difteri di Tangsel. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Sejumlah daerah menggelar outbreak response Immunization (ORI) Difteri hari ini. Salah satunya Dinas Kesehatan Kota Tangerang.

Pekan ORI di Kota Tangerang dilakukan dilakukan di sejumlah sekolah dan posyandu. Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Liza Puspadewi, menyebutkan pelaksanaan perdana ORI difteri ini dilakukan serentak guna meniadakan kasus difteri yang masuk dalam KLB di Provinsi Banten ini.

"Titik pelaksanaan enggak hafal, kita membuka posko di 33 Puskesmas, Sekolah dan Posyandu," kata Liza saat ditemui di SDN 3 Karawaci, Kota Tangerang, Senin (11/12).

Dengan dibukanya posko ORI Difteri, pihaknya menargetkan sekitar 618 ribu anak-anak di Kota Tangerang, mengikuti kegiatan vaksinasi tersebut.

"Sasaran kami usia 1-18 tahun untuk 618 ribu anak-anak," katanya.

Tujuan lainnya dari kegiatan Ori KLB Difteri agar tidak ada lagi masyarakat terutama para orangtua yang antiimunisasi.

"Kami berharap orang tua aktif mendatangi posko di Puskesmas dan Posyandu yang ada, karena kalau sekolah ini sudah mulai libur," kata dia.

Untuk di Kabupaten Tangerang, Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2) pada Dinas Kesehatan setempat, Hendra Tarmizi, menambahkan pelaksanaan vaksinasi difteri ini dilakukan tiga tahapan, pada Bulan Desember 2017, Januari dan Juli 2018. Kegiatan ini diharapkan menyasar 1,1 juta anak-anak di Kabupaten Tangerang.

"Kita fokuskan di posyandu atau 44 puskesmas di Kabupaten Tangerang," terangnya (11/12/2017).

Dia mencatat KLB difteri di Kabupaten Tangerang ada 30 kasus terhitung sejak pertengahan Agustus hingga Desember 2017.

"Sepanjang 2017 ada 30 kasus, dua di antaranya meninggal dunia," kata Tarmizi.

Dia berharap , tak ada lagi orangtua di Kabupaten Tangerang yang tidak memvaksinasi anaknya.

"Kami minta sekarag jangan takut imunisasi, meski dampaknya panas tapi cuma sehari- dua hari, karena manfaatnya berkepanjangan," kata dia.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP