LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. PERISTIWA

Klaster Pertambangan di Halut Malut, Ratusan Pegawai Tambang Emas Positif Covid-19

Dia menjelaskan dari jumlah itu pihaknya belum memeroleh data berapa banyak yang menjalani karantina di kota Tobelo dan di Kota Ternate.

2021-06-28 09:13:22
corona covid
Advertisement

Klaster pertambangan muncul di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut). Ratusan pegawai perusahaan pertambangan emas PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) dilaporkan terpapar Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Halut, Muhammad Tapi-Tapi saat dihubungi dari Ternate, Senin, mengatakan untuk kasus terkonfirmasi Covid-19 di daerah ini, secara kumulatif sebanyak 757 kasus, untuk kasus sembuh 440 orang, sedangkan meninggal dunia 10 orang.

Namun, kata dia, saat ini kasus Covid-19 yang masih aktif di Halut sebanyak 307 orang, di antaranya 251 dari karyawan perusahaan pertambangan emas PT NHM, sehingga ini menjadi klaster baru atau dinamakan klaster pertambangan.

Advertisement

"Saat ini, sebanyak ratusan karyawan perusahaan pertambangan emas itu, sudah menjalani karantina di sejumlah hotel di dua daerah yakni di Tobelo Ibukota Kabupaten Halut dan Kota Ternate," katanya, seperti dikutip Antara, Senin (28/6).

Dia menjelaskan dari jumlah itu pihaknya belum memeroleh data berapa banyak yang menjalani karantina di kota Tobelo dan di Kota Ternate.

Namun, menurut Muhammad Tapi-Tapi, diharapkan agar pihak PT NHM terus mengontrol ketat terkait protokol kesehatan bagi karyawan saat menjalani selama masa karantina.

Advertisement

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar saat dikonfirmasi menyatakan kasus di PT NHM tersebut menjadi klaster baru Covid-19 di Maluku Utara di pertengahan tahun 2021 ini, karena angkanya yang cukup banyak.

"Lonjakan kasus Covid-19 terjadi karena diketahui banyaknya warga di daerah ini tidak taat protokol kesehatan saat menikmati waktu libur, sejak bulan Mei hingga Juni ini," katanya.

Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, hingga per 28 Juni 2021 ini kasus terkonfirmasi Covid-19 secara kumulatif sebanyak 5.063 orang, sedangkan untuk kasus sembuh 4.488 orang.

Sementara untuk kasus meninggal dunia tercatat berjumlah 128 orang yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota di Malut.

Baca juga:
VIDEO: Strategi Presiden Jokowi Kejar Target 2 Juta Dosis Vaksin per Hari
Pemkot Surabaya Kaji Stadion Gelora Bung Tomo Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19
#MediaLawanCovid19 Serukan Pencegahan Penularan terhadap Anak
Bima Arya Sebut Kasus Covid-19 di Kota Bogor Mengkhawatirkan, Ternyata Ini Alasannya
Pegawai Positif Covid-19, PN Depok Hentikan Sementara Persidangan

(mdk/rhm)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.